Keterkaitan dan keterlibatan langsung dalam bisnis tambang, hingga sumber dana kampanye kedua pasangan calon yang sebagiannya sama-sama berasal dari industri tambang menunjukkan betapa Pemilu 2019 sangat kental dengan kepentingan industri rakus lahan dan air ini. Kepentingan ini terkait dengan upaya memastikan kenyamanan investasi tambang yang sedang berjalan sekaligus membuka investasi serupa yang baru, serta terhindar dari upaya penegakan hukum.

Harapan masyarakat di daerah lingkar tambang untuk bisa keluar dari krisis dan masalah tampaknya jauh panggang dari api. Pemilu 2019, dengan keterlibatan para pebisnis tambang berpotensi besar membuka lebar krisis dan masalah semakin parah. Sehingga, siapapun yang menang dalam Pemilu 2019, rakyat tetap berada di pihak yang kalah, menanggung risiko akibat praktik eksploitatif, sedangkan pebisnis tambang, berikut elit politik terkait, tetap menang, melanjutkan ekstraksi untuk keuntungan diri dan kelompok mereka.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here