Forum JATAM
Monday, 04 August 2008

Empat tahun terakhir, kabinet Indonesia Bersatu sudah 3 kali menaikkan harga BBM dengan alasan sama : harga minyak dunia naik, subsidi yang melambung harus ditanggung pemerintah.  Tapi sepanjang waktu itu, tak ada tindakan genting dilakukan SBY untuk lepas dari ketergantungan BBM dan berdaulat atas sumber energinya. Yang terakhir terjadi lagi krisis listrik. Celakanya, batubara dan gas – energi alternatif tak terbarukan, malah sebagian besar dijual ke pihak asing. Siapa yang dilayani kabinet SBY sebenarnya? Sampaikan pendapat anda ke Forum JATAM

HOME
Privatisasi PLN, (semakin) Gelapnya Nasib Rakyat
on Monday, 30 June 2008

Views : 486    


Oleh  Frasetiandy, aktivis Walhi Kalsel

Beberapa minggu terakhir masyarakat kalsel kembali “menikmati” pemadaman bergilir. Kondisi kelistrikan di kalsel ini nampaknya akan semakin bertambah panjang dan makin menyengsarakan masyarakat apabila rencana pemerintah pusat untuk memprivatisasi PLN berjalan.


User comments Quote this article in website Send to friend Save this to del.icio.us Read more...
 
Lapindo & Skorsing Mahasiswa ITS
on Monday, 30 June 2008

Views : 411    


Oleh : Subagyo, http://masbagio.blogspot.com

Di Koran itu terpampamg foto seorang mahasiswa membawa  poster bertuliskan ITS ANJING LAPINDO!  Mahasiswa itu, Beny Ichwani bersama dua temannya diskorsing  oleh ITS. Ketika ditanya siapa yang membuat poster itu, Ia menjawab tidak tahu.  Ia menenteng poster itu karena diminta wartawan untuk mengangkat poster itu agar mereka bisa mengambil gambarnya.


User comments Quote this article in website Send to friend Save this to del.icio.us Read more...
 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>

Results 50 - 56 of 69
Advertisement

INFO KILAT

Tambang emas PT IMN menguasai 11.641,45 ha lahan, akan menggunakan 2,038 juta liter air/hari dan akan membuang limbah tailing sebesar 2.361 ton/hari

 

Login Form

AGENDA









Pojok Lamin

Lebih dari 100 warga Desa Balong, Kecamatan Kembang, Kabupaten Jepara, berunjuk rasa di halaman gedung DPRD Kabupaten Jepara, Senin (25/8). Mereka menolak penambangan pasir besi oleh PT Pasir Rantai Emas di wilayah mereka karena dinilai merusak lingkungan.

RSS dan IKJ

JATAM RSS  - Umpan RSS

atau Daftar Info Kilat Jatam:

Lihat Tampilan

Jaring Pendapat

Setujukah anda jika tambang-tambang emas baru dibuka?
 

Photo Show

Photo Galeri
 

Pemirsa Online

Loading Loading...

Dampingan Teknis


gimbal03


Video Galeri