Empat tahun terakhir, kabinet Indonesia Bersatu sudah 3 kali menaikkan harga BBM dengan alasan sama : harga minyak dunia naik, subsidi yang melambung harus ditanggung pemerintah. Tapi sepanjang waktu itu, tak ada tindakan genting dilakukan SBY untuk lepas dari ketergantungan BBM dan berdaulat atas sumber energinya. Yang terakhir terjadi lagi krisis listrik. Celakanya, batubara dan gas – energi alternatif tak terbarukan, malah sebagian besar dijual ke pihak asing. Siapa yang dilayani kabinet SBY sebenarnya? Sampaikan pendapat anda ke Forum JATAM
Beberapa minggu terakhir masyarakat kalsel kembali “menikmati”
pemadaman bergilir. Kondisi kelistrikan di kalsel ini nampaknya akan
semakin bertambah panjang dan makin menyengsarakan masyarakat apabila
rencana pemerintah pusat untuk memprivatisasi PLN berjalan.
Di Koran itu terpampamg foto seorang mahasiswa membawa poster
bertuliskan ITS ANJING LAPINDO! Mahasiswa itu, Beny Ichwani bersama
dua temannya diskorsing oleh ITS. Ketika ditanya siapa yang membuat
poster itu, Ia menjawab tidak tahu. Ia menenteng poster itu karena
diminta wartawan untuk mengangkat poster itu agar mereka bisa mengambil
gambarnya.
Lebih dari 100 warga Desa Balong, Kecamatan Kembang, Kabupaten Jepara, berunjuk rasa di halaman gedung DPRD Kabupaten Jepara, Senin (25/8). Mereka menolak penambangan pasir besi oleh PT Pasir Rantai Emas di wilayah mereka karena dinilai merusak lingkungan.