Empat tahun lebih anak-anak korban lumpur Lapindo telah kehilangan masa depan dan harapan mereka, sejak Lapindo Brantas menenggelamkan tempat tinggal, sekolah, seluruh desa hingga tempat orang tua mereka mencari nafkah.
Pemerintah dan Lapindo sibuk mengurusi jual beli lahan dan tanggul yang tak kunjung selesai hingga hari ini. Sementara nasib pendidikan akan-anak tak pernah ada dalam pikiran mereka.
Saat tahun ajaran baru seperti saat ini, anak-anak korban lumpur Lapindo kesulitan biaya untuk melanjutkan pendidikannya. Mereka membutuhkan uluran tangan anda agar kelanjutan pendidikan mereka tak bernasib sama seperti kampung halamannya, terkubur lumpur Lapindo.
Sampaikan dukungan anda untuk membantu pendidikan anak-anak korban lumpur Lapindo di www.jatam.org
Di salah satu sudut pameran di dalam gedung galeri Cipta 2 Taman Ismail Marzuki Jakarta, terdapat
pipa-pipa dengan ikan-ikan mati dibawahnya, yang menguar bau amis. Ini
ekspresi dampak pembuangan limbah tailing ke laut. Anda bisa menikmatinya di pameran Penghancuran Terpimpin, hanya di hari Minggu, 2 Mei 2010.
Oleh Siti Maemunah- Kamis, 29 April 2010, dimuat Kompas.
Hingga April tahun ini, Presiden SBY sudah menerima sedikitnya lima
penghargaan internasional. Paling akhir, sehari setelah peringatan Hari
Bumi, 23 April, diserahkan oleh James Cameron—sutradara film Avatar—di
Los Angeles. Avatar Home Tree Award diberikan kepada SBY karena program
penanaman 1 miliar pohon yang dicanangkannya. Padahal, sepanjang lima
tahun terakhir kepemimpinan SBY, lebih dari 10 miliar pohon hutan alam
musnah. Sungguh, SBY tak layak mendapat penghargaan ini.
Tambang Malaysia Tenggelamkan Sawah Petani Samboja
Awal April, tanggal 1-6 April 2010 sekitar 60 hektar sawah di Semboja tenggelam, 33
hektar diantaranya adalah sawah rakyat yang siap panen, sementara 140
hektar sisanya tinggal menunggu giliran. Itulah kondisi mengenaskan 300
hektar lahan pertanian penduduk desa Bukit Raya, kelurahan Sei seluang,
kecamatan Samboja, kabupaten Kutai Kertanegara. Banjir terjadi akibat pembukaan lahan oleh perusahaan batubara dan
pendangkalan di sungai Seluang, juga Sungai Merdeka.
Palembang: Ribuan liter minyak mentah dari pipa tua
Pertamina yang bocor di Kelurahan Karya Mulya, Palembang, Sumatra
Selatan, terbakar. Saksi mata mengatakan, tumpahan minyak yang terbakar
terjadi sejak pukul 06.00 WIB, Jumat (13/8). Diduga kebakaran berasal
dari pipa tua yang bocor tapi tidak diperbaiki Pertamina.
Buku ini menceritakan serpihan-serpihan ingatan, agar cerita tak turut karam. Bukan sebagai kado ulang tahun. Bukan sebagai pemberian kepada yang bergembira. Bukan sebagai perayaan. Melainkan sebagai tanda melawan pelupaan. Grup Bakrie, raksasa bisnis yang menjadi induk PT Lapindo Brantas memiliki kekuatan besar serta punya daya luar biasa memassalkan pembungkaman. Pembungkaman juga terjadi di lembaga negara yang terlanjur di beri label "penegak hukum".