Forum JATAM
Monday, 04 August 2008

Empat tahun terakhir, kabinet Indonesia Bersatu sudah 3 kali menaikkan harga BBM dengan alasan sama : harga minyak dunia naik, subsidi yang melambung harus ditanggung pemerintah.  Tapi sepanjang waktu itu, tak ada tindakan genting dilakukan SBY untuk lepas dari ketergantungan BBM dan berdaulat atas sumber energinya. Yang terakhir terjadi lagi krisis listrik. Celakanya, batubara dan gas – energi alternatif tak terbarukan, malah sebagian besar dijual ke pihak asing. Siapa yang dilayani kabinet SBY sebenarnya? Sampaikan pendapat anda ke Forum JATAM

HOME
Quote this article on your site

Pelanggaran HAM Berat Kasus Lumpur Lapindo

To create link towards this article on your website,
copy and paste the text below in your page.




Preview :

Pelanggaran HAM Berat Kasus Lumpur Lapindo
Jaringan Advokasi Tambang - Saturday, 09 August 2008

»  Go back to the article


mXcomment 1.0.2 © 2007-2008 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
Advertisement

INFO KILAT

RUU Minerba menghapus hak warga negara menentukan pilihan ekonominya, memanipulasi harga mineral dan orientasinya untuk penuhi kebutuhan bangsa lain. 

Login Form

AGENDA









Pojok Lamin

Perseteruan antara pemerintah dan pengusaha batu bara yang berbuntut pencekalan belasan petinggi perusahaan tambang, pekan lalu, sungguh disesalkan. Kedua pihak seharusnya bersikap lebih dingin dan elegan dalam menyelesaikan sengketa pajak dan tunggakan royalti batu bara yang sudah menahun lamanya. 

RSS dan IKJ

JATAM RSS  - Umpan RSS

atau Daftar Info Kilat Jatam:

Lihat Tampilan

Jaring Pendapat

Setujukah anda jika tambang-tambang emas baru dibuka?
 

Photo Show

Photo Galeri
 

Pemirsa Online

Loading Loading...

Dampingan Teknis


gimbal03


Video Galeri