Forum JATAM
Saturday, 30 January 2010

Sungguh tragis nasib pulau Kalimantan. Setelah sebagian besar hutannya dirusak, kini ganti dikeruk habis-habisan oleh tambang. Di Kalimantan Timur sedikitnya ada 33 ijin Kontrak Karya dan 1.212 Kuasa Pertambangan - terbanyak di Indonesia. Sementara kawasan hutan terakhir Kalimantan Selatan - pegunungan Meratus, juga akan dibuka untuk tambang sebesar 311 ha.
Tiap tahun, luasan hutan dan lahan pangan Kalimantan menyusut berganti lahan pengerukan batubara dan kebun sawit skala besar. Sementara jumlah pengangguran dan pendududk miskin di sekitar kawasan eksploitasi di atas, angkanya cenderung naik.

Kalimantan bagai menggali kuburnya sendiri, bagaimana menurut anda? Sampaikan pendapat anda di Forum JATAM 

HOME
Report a comment

Thank you for taking the time to report the following comment to the administrator of this site.
Please complete this short form and click the submit button to process your report.

Name
 
E-mail
 
Reason for reporting comment
 
 
 

Comment in question

SBY memang (senang) dikibuli Menterinya

By: alien (Registered) on 09-03-2008 12:21

SBY memang (senang) dikibuli Menterinya

By: alien (Registered IP 222.124.80.65) on 09-03-2008 12:21

pengalaman kepengurusan negeri ini, SBY memang sering dikibulin sama menteri-menterinya, dan parahnya SBY memang senang dikibulin. entah apa motivasinya, tapi yang pasti dia butuh pundi-pundi duit untuk bertarung di pemilu 2009. jadi, jual hutan juga tidak apa-apalah. toh kalau meledak seperti Lapindo, tinggal digeser menjadi tanggungjawab negara.

 

» Report this comment to administrator

» Reply to this comment...

»  Go back to the article


mXcomment 1.0.2 © 2007-2010 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
 

INFO KILAT

Kampanye memperjuangkan penyelamatan Kalimantan dari eksploitasi dan ekstraksi aset-aset alam yang membabi buta dan mengancam keselamatan Warga Kalimantan dalam jangka panjang.

Login Form

AGENDA









logo_saung_125x125.gif

Pojok Lamin

Fasilitas produksi awal Blok Cepu, Gas Oil Separation Plant (GOSP), di Kab. Bojonegoro, menimbulkan bau busuk lagi. Akibatnya, 15 orang mengalami gejala keracunan, seperti muntah-muntah dan pusing-pusing.

Baca Kelanjutannya hanya di Layanan JATAM (Intranet JATAM)

RSS dan IKJ

JATAM RSS  - Umpan RSS

atau Daftar Info Kilat Jatam:

Lihat Tampilan

Jaring Pendapat

UU Lingkungan Hidup harus menjamin siapa?
 

Photo Show

Photo Galeri
 

Pemirsa Online

Loading Loading...

Buku JATAM

Dampingan Teknis


pesona_pagiku


Dapatkan Buku Terbaru JATAM

Sejak industri ekstraktif menjadi dewa penggerak ekonomi, ketahanan pangan dan energi Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan porak poranda. Batu bara membuat pengurus provinsi lupa daratan. Bukan kemakmuran dan kesejahteraan yang dinikmati warga, justru derita berkelanjutan yang mengarah kepada kebangkrutan sosial-ekologik-ekonomik.

 

Anda ingin mendapatkan buku ini?