(JATAM, 24/07/07) Sunguh Ironis negeri ini, tak cuma di pusat kekuasaan – suara rakyat tak diindahkan pemimpinnya. Hal yang sama juga terjadi di Lembata. Siang tadi ribuang warga menyampaikan mosi tidak percaya kepada Bupati, Drs. Adreas Duli Manuk dan wakilnya, Drs. Adreas Nula Liliweri. Mereka menuntut kedua pejabat tersebut mundur dari jabatannya. Tuntutan tersebut dilayangkan lewat sebuah mosi tidak percaya. Mosi dipicu sikap Bupati yang mendukung rencana Pertambangan emas skala besar disana.
(JATAM, 18/07/07) Anwar Stirman dan Jimmy Bawole - dua warga ex- Buyat pantai, cukup terkejut dengan suasana sidang di Pengadilan Jakarta Selatan, 12 Juli - Kamis lalu. Sidang itu adalah sidang kasus gugatan Perdata WALHI tentang dugaan pencemaran Teluk Buyat oleh PT Newmont Minahasa Raya, tambang emas raksasa asal Amerika Serikat.
(JATAM, 17/07/07) Setelah Presiden SBY menangisi korban lumpur Lapindo dan memutuskan membuka kantor perwakilan di Sidoarjo, giliran Menteri Keuangan - Sri Mulyani mengajukan angka Rp 900 miliar dalam RAPBN-P 2007, biaya memperbaiki infrakstruktur yang rusak akibat ulah Lapindo Brantas Inc.
(JATAM, 12/07/07) Ada yang menarik jika anda mengikuti jalannya sidang kasus Newmont di Pengadilan Jakarta Selatan, siang tadi. Pengacara Newmont, Luhut Pangaribuan memerah mukanya saat saksi fakta – warga Buyat, mengenalinya sebagai pembela Hak Asasi Manusia (HAM) sebelum berbalik membela korporasi raksasa asal Amerika Serikat, Newmont.
(JATAM, 11/07/07) North Sulawesi Watersports Association (NSWA), sebuah asosiasi beranggotakan lebih 20 pengusaha wisata diving dan resort diving yang mengembangkan upaya wisata bahari di kawasan Sulawesi Utara, kemarin (10/07) di websitenya <www.divenorthsulawesi.com> menyambut baik pernyataan gubernur Sulawesi Utara. Dr SH Sarundajang, mengumumkan bahwa dia hanya menginginkan pembangunan yang berkelanjutan dan ramah untuk lingkungan pulau.
Warga korban Lapindo dari Tim 16 Perumtas Sidoarjo terpaksa menerima pembayaran dengan cara diangsur 30 juta per bulan, sementara ribuan korban lainnya tidak jelas nasibnya
Ini kumpulan kasus-kasus pertambangan, minyak dan gas sepanjang tahun 2001 hingga 2003. Buku ini berisi 99 artikel yang merekam kasus dan isu, mulai ExxonMobile di Aceh hingga tambang Freeport di Papua Barat.