Sejumlah 766 KK pengungsi korban Lapindo di pasar Baru resah. Akhir Juli lalu Yuniwati Teryana, Kepala Divisi Humas Lapindo Brantas Inc. dan Hisjam Rosidi, Kadinsos Pemda Sidoarjo menyampaikan rencana akan memadamkan aliran listrik dan air, juga menyetop jatah makan pengungsi di pasar Baru mulai Jum’at – 10 Agustus 2007.
Anda yang peduli, dimohon dukungannya dengan mengirim sms ataupun menelepon salah satu dari 12 pejabat yang paling bertanggung jawab terhadap rencana tersebut. Minta ke-12 pejabat Yang terhormat tersebut, membatalkan rencana tersebut dan segera pulihkan hak warga korban.
Berikut daftar kontak 12 pejabat dimaksud :
Susilo Bambang Yudhoyono, Presiden RI, HP 9949 dan 0816851215
Agusman Effendi, Ketua Komisi VII DPR RI, HP 0811181750
Purnomo Yusgiantoro , Menteri ESDM, HP 0811108138
Abu Rizal Bakrie, Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat, Telp 021-9263701
Kardaya Warnika, Kepala BP Migas, HP 08121056996
Imam Utomo, Gubenur Jatim, HP 0811372764
Fathur Rasyid, Ketua DPRD Jatim, HP 0811310938
Herman S, Kapolda Jatim, HP 08127110888
Win Hendarso, Bupati Sidoarjo, HP 08123534407, 031-70490201
Sunaryo, Kepala BPLS, HP 081129330,
Arli Fauzi, Ketua DPRD Sidoarjo HP 081552030030,
Hisjam Rosyidi, Kepala Dinsos Sidoarjo, HP 031-70637887
Konflik dan masalah sektor pertambangan & migas meningkat pesat di belahan dunia, jika tak percaya – kunjungi www.minesandcommunities.org. Anehnya, sektor ini terus melaju tanpa koreksi berarti, baik dalam regulasi, teknik beroperasi hingga pertanggungjawaban sosial dan lingkungan. Tak banyak yang tahu, pesatnya sektor industri ekstraktif di Asia, khususnya Asia Pasifik – bergantung pada peran lembaga pendanaan. Jika anda tertarik mendiskusikannya, JATAM & WALHI mengundang Bapak/ Ibu dalam diskusi terbatas bertema :
“Industri Ekstraktif Tambang & Migas di Asia Pasifik
dan Peran Lembaga Pendanaan”
Waktu & Tempat :
Senin – 13 Agustus 2007,
Jam 10.00 – 12.00 WIB
Di JATAM
Jl. Mampang Prapatan II No 30
Jakarta Selatan 12790, Telp 021-79181683
Narasumber :
Warwick Browne & Ngo Theary
Oxfam America
Moderator :
Farah Sofa (Deputi Walhi/ FoE Indonesia)
Peserta diskusi akan dibatasi 15 orang,
Jika anda tertarik mengikuti diskusi ini silahkan mendaftarkan diri - dengan mengontak :
Pengungsi lumpur Lapindo di Pasar baru Porong gelisah bukan kepalang. Akhir Juli lalu Yuniwati Teryana, Kepala Divisi Humas Lapindo Brantas Inc. dan Hisjam Rosidi, Kadinsos Pemda Sidoarjo menyampaikan rencana akan memadamkan aliran listrik dan air, juga menyetop jatah makan pengungsi di pasar Baru mulai Jum’at – 10 Agustus 2007.
Tak sekali dua - hal yang sama terjadi. Pertengahan bulan lalu, Wakil Bupati Sidoarjo – Saifulilah, datang dan meminta warga mengosongkan pasar Baru, tempat tersebut akan segera ditempati oleh pedagang dari pasar Porong lama, katanya.
(JATAM, 30/07/07) Sudah ketiga kalinya, Dr Rignolda Djamaluddin berhadapan di pengadilan dengan Newmont – perusahaan tambang emas terkaya di dunia. Dua diantaranya di Pengadilan Negeri Manado, yang terakhir di Pengadilan Jakarta Selatan - 26 Juli, Kamis lalu.
Dr. Oda – nama panggilan Dr Rignolda, kali ini menjadi saksi ahli WALHI, yang mengugat Newmont di Pengadilan karena perbuatan pencemaran dan atau perusakan lingkungan hidup di Teluk Buyat – Sulawesi Utara. Proses pengadilan ini berlangsung sejak 12 Maret lalu.
Jika dua minggu sebelumnya, warga Buyat Pantai bersaksi tentang berkurangnya jenis dan tangkapan ikan di Teluk Buyat. Kali ini, Dr. Oda – ahli kelautan dari Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Sam Ratulangi (Faperik Unsrat) Manado, menjelaskan secara ilmiah mengenai kejadian tersebut.
(JATAM, 29/07/07) Mareike Tendean (41 th) - istri Alex Jhoni Polii, mengirimkan surat kepada Kapolda Sulawesi Utara, awal Juli lalu. Dia meminta perlindungan hukum buat suaminya. Sejak 27 Juni lalu, suaminya mendekam di sel tahanan Polda Sulut - karena mengeluarkan siaran pers berjudul “PT Newmont Minahasa Raya & Tim Pengacaranya Diduga Memalsukan Bukti di Pengadilan Negeri (PN) Tondano”.
Buku ini menceritakan serpihan-serpihan ingatan, agar cerita tak turut karam. Bukan sebagai kado ulang tahun. Bukan sebagai pemberian kepada yang bergembira. Bukan sebagai perayaan. Melainkan sebagai tanda melawan pelupaan. Grup Bakrie, raksasa bisnis yang menjadi induk PT Lapindo Brantas memiliki kekuatan besar serta punya daya luar biasa memassalkan pembungkaman. Pembungkaman juga terjadi di lembaga negara yang terlanjur di beri label "penegak hukum".