Siang itu, Jum’at manis bulan April 2007, Watiah dan suaminya mengunjungi ladang mereka yang terletak di tepi sungai Serayu, Cilacap. Ini hari kedua, Wati – panggilan Watiah, maton atau menyiangi padi Tewehnya yang berusia lebih sebulan. Padinya sudah meratak, mulai muncul buahnya. Sudah waktunya menebarkan rabuk atau pupuk. Siang itu, ia dan suaminya akan menebar pupuk Urea.
Baru selesai pupuk diterbarkan, Wati tiba-tiba naik ke galangan sawah, kakinya terasa panas. Dia baru menyadari kakinya tergenang air. Rupanya air panas limbah PLTU Cilacap bertemu dengan air asin dari laut selatan Jawa, membentuk ombak besar dan masuk ke sawah Wati, serta sawah-sawah warga Winong lainnya. Air genangan itu terus bertahan di sana hingga satu minggu kemudian. Tak ayal, padi Wati tak bisa diselamatkan, mati.
(JATAM, 23/09/07) China Nickel Resources Holdings Co. Ltd. (CNR), sebuah produsen baja terdaftar di Hongkong, sedang bernegosiasi dengan pemeritah Indonesia untuk membuka tambang dan pabrik bajanya di Kalimantan Selatan. Perusahaan menyampaikan cadangan terbukti 150 juta ton bijih besi dan Nikel, yang memungkinan ditambang hingga 14 tahun. Pabrik mereka akan memproduksi 3 juta ton baja setiap tahun untuk pasokan pasar Asia tenggara. Proyek kilat ini akan dimulai akhir 2007 dan menghabiskan 12 bulan sebelum bisa berproduksi.
Kalimantan Selatan rusak parah karena pertambangan batubara, tinggal kawasan Meratus yang sebagian belum terjamah industri ekstraktif ini, disitukah CNR akan membuka pabriknya?
Pasca kekerasan yang dialami warga Tolondadu, Bolang Uki, Bolang Mongondow, Sulawesi Utara, oleh satuan polisi Brigade Mobil (Brimob), karena menolak perusahaan tambang emas PT. Mongondow Mandiri (MM). JATAM melayangkan Surat kepada Komnas HAM dan Komnas Perempuan untuk melakukan tindakan segera melakukan investigasi secara tuntas serta menyurati Kepolisian setempat agar menghentikan tindakan represif kepada warga.
(JATAM, 22/09/07) Alburnus Maior, salah satu Ornop di Romania mengirim seruan aksi untuk mendukung sebuah Rancangan UU yang akan melarang penggunaan Sianida pada pertambangan. RUU ini akan diputus bulan depan oleh perlemen Romania. Romania akan mengikuti jejak negara bagian Montana – Amerika Serikat, Costa Rica dan Republik Czech, yang lebih dulu mengeluarkan UU serupa.
Sianida adalah masalah besar di Romania, salah satunya Kota Baia Mare, yang memiliki pengalaman sangat buruk akibat tumpahan Sianida oleh operasi tambang di tahun 2000. Dua sungai, Tisza dan Danube mengalami pencemaran dan mengkontaminasi sumber air minum 2,5 juta penduduk dan membunuh 1200 ton ikan.
(JATAM,21/09/07) Apakah pertambangan sebuah isu religius? Untuk banyak organisasi Kristen Kanada, jawabannya adalah Ya.
Salah satunya yang disuarakan oleh Canadian Catholic Organization for Development and Peace (CCODP), yang baru saja mengeluarkan sebuah laporan meminta perusahaan tambang Kanada diluar negeri untuk mengikuti standar lingkungan dan HAM yang sama dengan negara asal mereka. Untuk menyusun laporannya, CCODP mengumpulkan 150 ribu surat, juga dokumen kasus yang melibatkan perusahaan tambang Kanada melakukan pelanggaran HAM dan tragedi lingkungan di lebih 30 negara.
Di Pulau Sulawesi, masuknya industri tambang di hutan Lindung pulau Kabaena, Toka Tindung dan Siguntu telah meningkatkan kekerasan dan pelanggaran HAM? Haruskah rakyat terus menerus membayar kesalahan SBY karena mengeluarkan PP No 2 tahun 2008?