(JATAM, 18/07/07) Jum’at minggu lalu, pengungsi banjir lumpur Lapindo di pasar Baru Porong sempat panik. Subuh hari, aliran listrik di kawasan pengungsian itu tiba-tiba padam. Air juga berhenti mengalir.
Warga menduga, kejadian itu lanjutan pernyataan Yuniwati Teryana, Kepala Divisi Humas Lapindo Brantas Inc. dan Hisjam Rosidi, Kadinsos Pemda Sidoarjo - akhir Juli lalu. Untuk membuat pengungsi segera pindah, keduanya menyampaikan rencana akan memadamkan aliran listrik dan air, juga menyetop jatah makan pengungsi sejak 10 Agustus lalu.
(JATAM, 15/08/07) Terik siang itu, tak dihiraukan Saidi (51th), untuk mengunjungi tambaknya yang terletak di sebelah utara kali Porong, desa Permisan – sekitar satu jam dari Surabaya. Setahun terakhir – sejak lumpur Lapindo meluap, hasil tambaknya menurun drastis.
Sebelum itu, setidaknya 6 kwintal hingga 1 ton udang windu bisa dipanennya dari 5 ha tambaknya. “Sekarang bisa panen 2 hingga 3 kwintal saja sudah syukur”, katanya. Permisan, salah satu desa yang menjadi korban Lapindo berikutnya.
(JATAM, 14/08/07) Kaminah, salah seorang pengungsi Reno Kenongo - tak tahan melihat anak-anak kecil berlarian dan bermain di sekitar pasar - sejak pagi mulai. Diantaranya, ada 10 anak putus sekolah TK – sejak semburan lumpur Lapindo menenggelamkan kampung mereka delapan bulan lalu. Kampung itu berjarak sekitar 1 jam dari Surabaya.
Sejumlah 766 KK pengungsi korban Lapindo di pasar Baru resah. Akhir Juli lalu Yuniwati Teryana, Kepala Divisi Humas Lapindo Brantas Inc. dan Hisjam Rosidi, Kadinsos Pemda Sidoarjo menyampaikan rencana akan memadamkan aliran listrik dan air, juga menyetop jatah makan pengungsi di pasar Baru mulai Jum’at – 10 Agustus 2007.
Anda yang peduli, dimohon dukungannya dengan mengirim sms ataupun menelepon salah satu dari 12 pejabat yang paling bertanggung jawab terhadap rencana tersebut. Minta ke-12 pejabat Yang terhormat tersebut, membatalkan rencana tersebut dan segera pulihkan hak warga korban.
Berikut daftar kontak 12 pejabat dimaksud :
Susilo Bambang Yudhoyono, Presiden RI, HP 9949 dan 0816851215
Agusman Effendi, Ketua Komisi VII DPR RI, HP 0811181750
Purnomo Yusgiantoro , Menteri ESDM, HP 0811108138
Abu Rizal Bakrie, Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat, Telp 021-9263701
Kardaya Warnika, Kepala BP Migas, HP 08121056996
Imam Utomo, Gubenur Jatim, HP 0811372764
Fathur Rasyid, Ketua DPRD Jatim, HP 0811310938
Herman S, Kapolda Jatim, HP 08127110888
Win Hendarso, Bupati Sidoarjo, HP 08123534407, 031-70490201
Sunaryo, Kepala BPLS, HP 081129330,
Arli Fauzi, Ketua DPRD Sidoarjo HP 081552030030,
Hisjam Rosyidi, Kepala Dinsos Sidoarjo, HP 031-70637887
Konflik dan masalah sektor pertambangan & migas meningkat pesat di belahan dunia, jika tak percaya – kunjungi www.minesandcommunities.org. Anehnya, sektor ini terus melaju tanpa koreksi berarti, baik dalam regulasi, teknik beroperasi hingga pertanggungjawaban sosial dan lingkungan. Tak banyak yang tahu, pesatnya sektor industri ekstraktif di Asia, khususnya Asia Pasifik – bergantung pada peran lembaga pendanaan. Jika anda tertarik mendiskusikannya, JATAM & WALHI mengundang Bapak/ Ibu dalam diskusi terbatas bertema :
“Industri Ekstraktif Tambang & Migas di Asia Pasifik
dan Peran Lembaga Pendanaan”
Waktu & Tempat :
Senin – 13 Agustus 2007,
Jam 10.00 – 12.00 WIB
Di JATAM
Jl. Mampang Prapatan II No 30
Jakarta Selatan 12790, Telp 021-79181683
Narasumber :
Warwick Browne & Ngo Theary
Oxfam America
Moderator :
Farah Sofa (Deputi Walhi/ FoE Indonesia)
Peserta diskusi akan dibatasi 15 orang,
Jika anda tertarik mengikuti diskusi ini silahkan mendaftarkan diri - dengan mengontak :
Kirimi SBY pesan, desak PT Lapindo Jamin Kebutuhan Pangan Korban di Pasar Baru Porong. Dukung aksi warga tolak penghentian jatah makan. Presiden SBY HP, 9949 dan 0816851215, Purnomo Yusgiantoro HP 0811181750