Pemberontakan DI/TII yang meluas hingga Sulawesi Selatan, memaksa masyarakat Karonsie meninggalkan kampungnya untuk sementara menyelamatkan diri. Rasa rindu terhadap kampung halaman membuat sebagian warga Karonsie kembali ke tanah leluhurnya. Namun, mereka mendapati kampung halamannya telah menjadi lapangan golf, pabrik dan perumahaan PT. Inco, perusahaan tambang nickel dari Kanada.
Film ini kemudian menuturkan warga Karonsie berjuang mendapatkan tanah leluhurnya dan bertahan ditengah-tengah lokasi pertambangan Inco. Dengan lugas dan fasih setiap orang tua Karonsie masih dapat mengingat nama, tempat dan setiap sudut kampung Sorowako.
Kekayaan alam bisa menjadi pisau bermata dua. Di satu pihak memberi kemakmuran, sementara di pihak lain bisa menjadi sumber ketidaknyamanan. Kisah yang dituturkan dalam film ini akan membawa kita pada perjalanan hidup kaum adivasi di pegunungan Ghats Timur, Negara Bagian Andhra Paresh, Orissa, Chattinsgarh, dan Jharkhan di India. Melalui tuturan dan lagu Saloo sang penandung, kita akan mendapatkan hal yang sama sekali berbeda dari film India yang biasanya penuh dengan cinta dan tarian.
Perdagangan karbon saat ini marak diperbincangkan. Tapi tak banyak informasi yang menjelaskan bagaimana skema-skema yang dibuat oleh negara maju terhadap perdagangan karbon dan skema pengurangan emsisi polusi karbon.
Film The Story of Cap & Trade menjelaskan dengan mudah permasalahan ini
The Funders Workgroup for Sustainable Production & Consumption
"Kita harus mulai mengurangi konsumsi kita". Konsumerisme tak membuat manusia menjadi lebih bahagia. Malah membuat sumber daya alam makin menipis, bumi ini tercemar, menghancurkan spesies, bahkan berkontribusi terhadap pemanasan global.
Film ini memaparkan bagaimana keterkaitan atas barang-barang yang kita konsumsi, permasalahan lingkungan hidup yang ditimbulkan dan juga keadilan sosial. Juga bagaimana perusahaan telah merongrong pemerintah dalam melindungi kepentingan umum.
Tiap satu mobil, mengandung setidaknya 25 kilogram Mangan – yang harganya hanya Rp 300 perkilogram. Tapi warga Sirise, harus membayar pengerukan mangan itu dengan hidup mereka.
1 gram emas didapatkan dengan membuang 2.100 kg limbah batuan dan tailing, dihasilkan 5,8 kg emisi beracun logam berat, timbal, Arsen, Merkuri dan Sianida
Buku ini menceritakan serpihan-serpihan ingatan, agar cerita tak turut karam. Bukan sebagai kado ulang tahun. Bukan sebagai pemberian kepada yang bergembira. Bukan sebagai perayaan. Melainkan sebagai tanda melawan pelupaan. Grup Bakrie, raksasa bisnis yang menjadi induk PT Lapindo Brantas memiliki kekuatan besar serta punya daya luar biasa memassalkan pembungkaman. Pembungkaman juga terjadi di lembaga negara yang terlanjur di beri label "penegak hukum".