Pada Peringatan Hari Perempuan Sedunia 8 Maret 2010 dari Kalimantan
Timur (Kaltim) - kawasan pegerukan batubara terbesar di Asia Tenggara,
JATAM dan Walhi Kalsel meluncurkan Laporan Publik “Mautnya Batubara :
Pengerukan Batubara & Generasi Suram Kalimantan”. Mereka menyerukan
penghentian pengerukan batubara dari Bumi Kalimantan dan mendesak
Jepang, China, India, Amerika Serikat dan Uni Eropa mengurangi
penggunaan batubara dan menghentikan membeli batubara Indonesia.
Pada 26 Februari 2010, Archipelago Resources PLC/ Australia – mengumumkan segera melepas sekitar 102 juta sahamnya seharga 0,3 poundsterling tiap saham. Mereka berupaya mendapatkan dana sekitar Rp 459 Milyar untuk membiayai tambang emasnya di Toka Tindung Sulawesi Utara. Tambang ini sudah sejak lama menuai kontroversi, mulai resiko limbahnya yang akan dibuang ke laut, dokumen AMDAL yang kadaluwarsa hingga penolakan ribuan nelayan terhadap rencana operasi tambang emas ini. Kini, Archipelago Resources pemilik PT Meares Soputan Maning (MSN) dan PT Tambang Tondano Nusajaya (TTN). Perusahaan yang terdaftar di London AIM ini merencanakan melepas sahamnya 4 Maret 2010.
Kami menyerukan publik untuk tidak membeli saham Archipelago Resources PLC/ Australia karena proyek ini beresiko bagi pemegang sahamnya dan mengancam keselamatan warga dan lingkungan sekitarnya
(Jakarta, 2 Maret 2010)
Tanggal 1 – 10 Maret 2010, tim Multilateral Investment Guarantee Agency (MIGA)
– Bank Dunia melakukan kunjungan uji kelayakan ke Indonesia. Mereka berencana
memberikan jaminan resiko politik bagi proyek Nikel terbesar kedua di
Indonesia, PT Weda Bay Nickel. Perusahaan akan membuang jutaan ton tailingnya
ke Teluk Weda yang masih asli. Sekitar 21% kawasan perusahaan berada di kawasan
lindung, termasuk Taman Nasional Lalobata dan Aketajawe, mereka berencana
membabat 35.155 ha hutan lindung.
Siaran Pers JATAM, WALHI, Walhi Maluku Utara, Kontras, SHI
Jakarta (1 Maret 2010) PT. Antam telah melakukan ecoside terhadap lingkungan dan komunitas P.Gebe. Perusaahaan yang didaftar di Australian Stock Exchanges melakukan penambangan sejak tahun 1979, pada masa Pemerintahan Orde Baru. Nikel pulau seluas 153 km persegi ini diekspor ke Jepang. Setelah bijih nikel habis, PT. Antam menghentikan operasi penambangan pada tahun 2004.
Kami Mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar Segera menindaklanjuti berbagai kasus dugaan korupsi yang dilakukan oleh seluruh perjabat daerah di NTT, menangkap dan memeriksa bupati Manggarai, Christian Rotok; Manggarai Barat, Fidelis Pranda; dan Lembata, Andreas Duli Manuk atas dugaan korupsi milyaran rupiah yang merugikan negara dan memiskinkan rakyat. Serta menangkap dan periksa Bupati Manggarai Christian Rotok dan Bupati Manggarai Barat atas kasus alih fungsi hutan lindung RTK 103 di Manggarai dan RTK 108 di Manggarai Barat
1 gram emas didapatkan dengan membuang 2.100 kg limbah batuan dan tailing, dihasilkan 5,8 kg emisi beracun logam berat, timbal, Arsen, Merkuri dan Sianida
Sejak industri ekstraktif menjadi dewa penggerak ekonomi, ketahanan pangan dan energi Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan porak poranda. Batu bara membuat pengurus provinsi lupa daratan. Bukan kemakmuran dan kesejahteraan yang dinikmati warga, justru derita berkelanjutan yang mengarah kepada kebangkrutan sosial-ekologik-ekonomik.