Fidelis Pranda, Bupati Manggarai Barat, dalam tiga bulan terakhir di demo warga yang menolak pertambangan emas di kawasan Batu Gosok. Yang terakhir, Jumat (26/6) ribuan warga juga menduduki kawasan tambang. Saat tahapan eksplorasi saja, kegiatan tambang ini membuat kawasan tersebut polusi debu. Jika diteruskan, beresiko merusak kawasan yang kini menjadi salah satu kawasan wisata utama di Manggarai Barat ini. Pertambangan adalah kegiatan ekonomi jangka pendek, tak berkelanjutan dan beresiko mengancam keselamatan rakyat Flores karena rakus lahan dan rakus air. Manggarai Barat saja, sepanjang 2007 – 2009 telah mengeluarkan 8 ijin Kuasa Pertambangan, meliputi luasan 45 ribu ha, untuk pertambangan Mangan, Emas dan Timah Hitam. Masa depan pulau Flores terancam industri pertambangan.
(Aliansi Manado, 10/05) Aliansi Manado mengecam cara licik aparat keamanan menghentikan aksi solidaritas di pantai Malalayang Manado. Saat melakukan aksi solidaritas nelayan pagi tadi, mereka diminta seorang ibu, pedagang kaki lima setempat menghentikan aksi solidaritas, dengan alasan menganggu pedagang kaki lima.
Akhirnya, untuk mencegah konflik, Aliansi Manado memutuskan menghentikan aksi solidaritas dan kembali menuju hotel. Rupanya, aparat keamanan yang berusaha memicu konflik horisontal antara warga setempat dengan Aliansi Manado. Sebab, beberapa saat kemudian, salah seorang anggota Aliansi Manado menyaksikan seorang aparat keamanan berbicara pada ibu tersebut.
Padahal dua minggu sebelum penyelenggaraan WOC-CTI, pedagang pisang goreng dan makanan kecil di sepanjang pantai Malayang dibersihkan aparat pemerintah dan keamanan. Ada 100 lebih kios pedagang yang digusur", kata Rivaldi Koleangan dari AMMALTA.
(Aliansi Manado, 11/05). Hingga tengah hari, Direktur Walhi, Berry Nahdian Furqon dan Erwin Usman belum dilepaskan aparat. Mereka ditangkap paksa oleh aparat keamanan, saat hendak kembali ke hotel, setelah aksi damai solidaritas di pantai Malalayangan Manado. Pagi itu, mereka bersama ratusan nelayan menyerukan forum WOC-CTI menghasilkan keputusan yang tak membahayakan nelayan tradisonal.
Nelayan berdatangan dari berbagai penjuru Sulut menggunakan 21 lebih kapal menyampaikan solidaritasnya di pantai Malalayang. Sekitar dua truk aparat keamanan mengepung kawasan, bersama satu kapal patroli kepolisian.
(Aliansi Manado, 11/05). Aliasi Manado dan ratusan nelayan Sulawesi Utara menggelar Zona Kebebasan dan Demokrasi di pantai Malalayang, sejak jam 9 pagi. Pagi itu mereka melakukan aksi silidaritas menyambut kedatangan nelayan pesisir yan bergabung dengan Aliansi Mand. Mereka mengingatkan, forum WOC-CTI tidak mengancam dan merugikan nelayan tradisional dan kelautan. Tapi ratusan polisi terus melakukan intimidasi memaksa mereka berhenti menyanyikan lagu-lagu tradisional nelayan. Prinsip-prinsip demokrasi dan kebebasan berpendapat dilanggar. Hingga pukul 11 WITA, dua orang peserta aksi, Direktur Walhi, Berry Nahdian Furqon dan Erwin Usman ditangkap petugas keamanan.
Dukung Seruan aksi Aliansi Manado, ditunggu hingga 13 Mei 2009
Kami meminta dukungan kawan-kawan dengan menyantumkan namanya mendukung
surat ini. Kami akan mempublikasikan surat ini dan menyampaikannya
kepada pihak-pihak terkait, termasuk perwakilan negara-negara peserta
WOC-CTI dan publik internasional. Kami tunggu dukungan kawan-kawan
hingga Rabu, 13 Mei 2009, jam 12 malam. Kirim dukungan anda kepada:
This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it
Informasi tentang Aliansi Manado, buka www.jatam.org/aliansi-manado
Tema: Korupsi di sektor pendidikan, kesehatan, pengelolaan sumberdaya alam, pertambangan, migas, penebangan kayu, perkebunan skala besar dan lainnya. Baca selengkap di www.jatam.org/content/blogcategory/55/58/
Ini kumpulan kasus-kasus pertambangan, minyak dan gas sepanjang tahun 2001 hingga 2003. Buku ini berisi 99 artikel yang merekam kasus dan isu, mulai ExxonMobile di Aceh hingga tambang Freeport di Papua Barat.