Bencana yang kerap melanda Kalimantan Selatan bagai dua sisi mata uang yang tak terpisahkan. Tahun 2009 saja telah terjadi 21 kali banjir dan lebih dari 15.000 hektar sawah terendam. Tercatat 11 dari 13 kabupaten/kota menjadi daerah langganan banjir dan tanah longsor setiap tahunnya. Seperti Kabupaten Tabalong, Balangan, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Selatan, Tapin, Barito Kuala, Tanah Laut, dan Kotabaru. Kabupaten Hulu Sungai Utara, Banjar, dan Tanah Bumbu merupakan daerah paling rawan terhadap ancaman bencana ini. Kota Banjarmasin juga tak aman karena rob/pasang laut selalu terjadi dan merendami permukiman warga. Sepanjang 2009, korban bencana alam ini mencapai 19.366 keluarga dengan taksiran kerugian Rp3 miliar lebih.
(Copenhagen, 16/12/09) Masyarakat adat Kanada menolak eksploitasi pasir Tar (tar sands). Selasa, 15 Desember lalu, mereka menggelar aksi global menolak penambangan pasir Tar. Kemarin, mereka dan aliansi para pendukungnya dari seluruh dunia yang datang di COP 15 UNFCCC, menggelar karpet selamat datang untuk Perdana Menteri Kanada Stephen Harper di Kedutaan Besar Kanada di Copenhagen.
"Hai Harper! Tutup Eksploitasi Tar Sands!", tegas mereka.
Sepekan perundingan iklim di Kopenhagen baru saja berlalu, kini masuk pekan keduanya. Upaya merespon dampak perubahan iklim masih jauh dari harapan. Saat bisnis karbon lebih mengemuka di meja perundingan, di saat yang sama pula nelayan tradisional dibiarkan bernafas dalam dua pilihan: hidup dalam keterbatasan atau mati karena ketidakpedulian pemimpinnya.
Sepulang demonstrasi panjang dan melelahkan bersama masyarakat sipil dunia dan warga negara Denmark yang peduli pada COP 15 Copenhagen pada 12 Desember 2009, beredar teks non-paper hasil kerja sub-kontak REDD. Teks REDD versi 12 Desember ini hanya mencantumkan safeguard dalam pembukaan. Diantaranya, tentang pengakuan hak masyarakat adat sebagaimana tertera dalam UNDRIP dan keterlibatan mereka secara penuh dalam proses REDD. Kedua, safeguard disebutkan untuk melindungi konversi hutan alam.
BusinessEurope, badan pengusaha Eropa, mewakili kepentingan perusahaan besar di Uni Eropa, termasuk Arcelor Mittal, BASF, Lafarge dan Rio Tinto. Business Europe melobi untuk mengurangi usaha pengetatan sistem batas dan perdagangan – dalam Skema Perdagangan Emisi. Mereka berpendapat bahwa penalti Uni Eropa akan menyebabkan peningkatan biaya, membuat pengusaha merelokasi produksinya dan menyebabkan kebocoran karbon. Hasilnya? Sekitar 77 persen persen sektor manufaktur Eropa akan menerima izin gratis melakukan polusi setidaknya sampai 2020.
Buku ini menceritakan serpihan-serpihan ingatan, agar cerita tak turut karam. Bukan sebagai kado ulang tahun. Bukan sebagai pemberian kepada yang bergembira. Bukan sebagai perayaan. Melainkan sebagai tanda melawan pelupaan. Grup Bakrie, raksasa bisnis yang menjadi induk PT Lapindo Brantas memiliki kekuatan besar serta punya daya luar biasa memassalkan pembungkaman. Pembungkaman juga terjadi di lembaga negara yang terlanjur di beri label "penegak hukum".