HOME arrow INFO arrow Berita arrow Lagi, Aktivis Anti Tambang Dibunuh di El Salvador
Lagi, Aktivis Anti Tambang Dibunuh di El Salvador PDF Print
on Thursday, 24 December 2009

Views : 830    


Saat penduduk dunia menyambut Natal dan tahun baru, warga Cabanas El Salvador justru berduka. Salah satu warga mereka, Ramiro Rivera Gómez meninggal ditembak pembunuh tak dikenal pada 20 Desember 2009. Ini pembunuhan  kali kedua dialami Ramiro, setelah 7 Agustus lalu,  ia ditembak sebanyak 8 kali, tapi berhasil  selamat. Ramiro adalah pemimpin perlawanan masyarakat  terhadap rencana pertambangan  emas yang merusak lingkungan, milik Pacific Rim dari Kanada. 

***

Ramiro Rivera Gómez, wakil presiden CAC - Comité Ambiental de Cabañas, Komite Lingkungan Cibanas, Minggu lalu, 20 Desember 2009, meninggal setelah ditembak orang tak dikenal dengan senapan jenis M-16. Ramiro adalah pemimpin perlawanan masyarakat  terhadap rencana pertambangan  emas yang merusak lingkungan, milik Pacific Rim. Ia ditembak di daerah tempat dimana ia tinggal, di Cabañas Republik El Salvador, negara di Amerika tengah yang berbatasan dengan Honduras dan Guetemala. Anak perempuan Ramiro, 13  th, yang saat itu bersamanya, juga terluka tapi dikabarkan kondisinya sudah stabil.

Pembunuhan ini kali kedua dialami Ramiro Rivera. Pada 7 Agustus lalu, ia ditembak sebanyak 8 kali, tapi berhasil  selamat. Oscar Menjívar, akhirnya ditangkap karena upaya pembunuhan ini. Warga mememberikan kesaksian bahwa sebelumnya Oscar adalah pekerja tambang Pacific Rim dari Kanada, tapi perusahaan menyangkal hal itu.

Juni sebelumnya,  pembunuhan juga menimpa aktivis FMLN yang juga aktivis anti tambang, Marcelo Rivera. Ia  ditemukan disiksa dan dibunuh di Cibanas. Sejak itu, penyerangan, ancaman pembunuhan dan penculikan terhadap anggota masyarakat dan aktivis  yang menolak tambang El Dorado, terus berlangsung, Menteri Lingkungan El Savador menyangkal telah memberikan ijin bagi Pacific Rim, perusahaan bermarkas di Vancouver Kanada ini. Kini dibawah CAFTA atau perdagangan bebas antara Amerika Serikat dengan Amerika Tengah, perusahaan baru saja mengumumkan gugatan hukum  senilai 77 juta dolar melawan pemerintahan El Salvador.

Ironisnya, kekerasan bahkan pembunuhan  di atas  dianggap kasus kejahatan biasa oleh Polisi dan Para penegak hukum lainnya di sana.

Sumber : http://www.cispes.org/index.php?option=com_content&task=view&id=648&Itemid=1


 


   
Quote this article in website
Send to friend
Save this to del.icio.us

Users' Comments  RSS feed comment
 

Average user rating

   (0 vote)

 


Add your comment
Only registered users can comment an article. Please login or register.

No comment posted



mXcomment 1.0.2 © 2007-2010 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
 
< Prev   Next >

INFO KILAT

1 gram emas didapatkan dengan membuang 2.100 kg limbah batuan dan tailing, dihasilkan 5,8 kg emisi beracun logam berat, timbal, Arsen, Merkuri dan Sianida 

Login Form

AGENDA









logo_saung_125x125.gif

RSS Feeds

Photo Show

Photo Galeri
 

Pemirsa Online

Loading Loading...

Buku JATAM

Dampingan Teknis


pesona_pagiku


Dapatkan Buku Terbaru JATAM

Sejak industri ekstraktif menjadi dewa penggerak ekonomi, ketahanan pangan dan energi Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan porak poranda. Batu bara membuat pengurus provinsi lupa daratan. Bukan kemakmuran dan kesejahteraan yang dinikmati warga, justru derita berkelanjutan yang mengarah kepada kebangkrutan sosial-ekologik-ekonomik.

 

Anda ingin mendapatkan buku ini?