HOME arrow INFO arrow Berita arrow CEGAH KERUSAKAN JALAN, AJAK WARGA KIRIMI GUBENUR SMS, 26 April 2007
CEGAH KERUSAKAN JALAN, AJAK WARGA KIRIMI GUBENUR SMS, 26 April 2007 PDF Print
on Thursday, 26 April 2007

Views : 1392    


(JATAM, 25/04/07). Komunitas SMS Rakyat untuk Perubahan, mengajak warga Kalimantan Selatan (Kalsel) dan rakyat Indonesia untuk mengirimkan SMS kepada gubenur Kalimantan Selatan. Mereka prihatin atas digunakannya jalan negara untuk angkutan batubara oleh perusahaan tambang. Akibat penggunaan itu, sebagian besar jalan utama  di kabupaten  Tapin, Banjar sampai dengan Banjarmasin saat ini rusak berat.

Ruas jalan di kabupaten Tapin, Banjar sampai dengan Banjarmasin saat ini menjadi jalur utama pengangkutan Batubara. Kepadatan angkutan batubara mencapai 2.473 unit per hari di Kabupaten  Tapin dan lebih 1.300 unit di Banjarbaru. Truk-truk tersebut menggunakan jalan negara sehingga mengakibatkan kerusakan dan polusi udara. Tak hanya itu, kecelakaan dijalan juga menjadi resiko yang dihadapi warga sekitar. 


Di ruas jalan dari Pleihari Tanah Laut menuju Batulicin Tanah Bumbu misalnya, angkutan batubara perhari mencapai 9.587 kendaraan. Sementara diatas ruas jalan Lingkar Selatan Banjarmasin, terdapat 5.553 kendaraan. Padahal, jalan-jalan itu maksimal hanya mampu menampung 8.000 kendaraan per hari dengan kelas beban jalan tidak melebihi berat 5 ton. 


Oleh karenanya, jangan heran jika kerusakan jalan umum di Kalsel kini menjadi problem serius. Pemerintah daerah sendiri mengaku tiap tahun harus mengeluarkan dana perbaikan jalan mencapai Rp 127 miliar. Dana itu bukan dari para penambang batubara tentunya , padahal dalam SK Gubernur No. 119 Tahun 2000 dinyatakan perbaikan jalan negara adalah tanggung jawab pengusaha batu bara.


Kondisi diatas mengundang keprihatinan Komunitas SMS Rakyat untuk Perubahan < smsuntukperubahan.blogspot.com>. Mereka mengajak publik mengirimkan SMS atau layanan pesan pendek kepada Gubernur Kalimantan Selatan, Bapak Hj. Rudi Arifin, di nomer 0811517981 atau 0811511865. Publik diharapkan mengirim SMS secara serentak pada hari Jum'at tanggal 27 April 2007 Jam 10.00 Waktu Indonesia Bagian Tengah, yang berbunyi " STOP ANGKUTAN BATUBARA MELEWATI JALAN NEGARA DI KALSEL" 


Selama ini suara masyarakat, baik di media-media massa lokal, maupun di setiap perbincangan dan diskusi, tidak didengar oleh para pejabat Kalsel. Gerakan berjudul “Aksi Sejuta SMS menolak penggunaan jalan negara untuk Angkutan Batubara di Kalimantan Selatan ini” diharapkan dapat mengetuk hati Gubenur dan para pejabat Kalsel segera menghentikan penggunaan jalan negara untuk angkutan batubara. (JM)




   
Quote this article in website
Send to friend
Save this to del.icio.us

Users' Comments  RSS feed comment
 

Average user rating

   (0 vote)

 


Add your comment
Only registered users can comment an article. Please login or register.

No comment posted



mXcomment 1.0.2 © 2007-2008 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
 
< Prev   Next >

INFO KILAT

Surat itu datang tanpa diharapkan, ditandatangi oleh Kepala Desa Magani, surat itu secara tidak langsung mengusir warga Karunsi’E pergi dari Pemukiman Dongi atau lebih dikenal sebagai Bumper (Bumi Perkemahan), kampung halaman leluhur mereka. Surat itu ditembuskan kepada Camat dan Kapolsek Nuha Sorowako Luwu Timur Sulawesi Selatan, selebihnya ditembuskan kepada PT. INCO mulai dari Direktur Eksternal hingga Security perusahaan.

RSS Feeds

Photo Show

Photo Galeri
 

Pemirsa Online

Loading Loading...

Dampingan Teknis


gimbal03


Video Galeri