HOMEINFOBerita Dunia&Tambang: Pembunuhan aktivis Lingkungan di Philipina
Dunia&Tambang: Pembunuhan aktivis Lingkungan di Philipina
on Thursday, 04 October 2007
Views : 998
(JATAM,04/10/07) Sudah 23 orang pembela lingkungan dibunuh sepanjang pemerintahan Arroyo di Philipina. Yang terakhir terjadi Rabu jam 09.30 pagi waktu setempat. Saat itu, Armin, R Marin – sang korban, sedang memimpin aksi di depan kantor perusahaan Sibuyan Nickel Properties Development Corp. di Sitio Olango, Barangay España, San Fernando, pulau Sibuyan. Ia ditembak dibagian mulut dan meninggal dalam perjalanan ke Rumah sakit.
Kelompok Lingkungan Kalikasan-PNE memperingatkan pemerintahan Arroyo atas pembunuhan yang terus terjadi terahadap pembela kelompok anti tambang. Pembunuhan dipastikan terus berlangsung, jika pemerintahan Arroyo memaksa meneruskan proyek pertambangan skala besar itu.
Hasil penelitian Prof Richard Davies dari Universitas Durham - Inggris membuktikan bahwa lumpur Lapindo terjadi karena adanya pengeboran yang dilakukan oleh PT Lapindo Brantas, bukan karena gempa bumi di Jogjakarta