| on Tuesday, 13 November 2007
|
Views : 960  |
Dana pensiun pemerintah Norwegia, awal bulan ini mengumumkan menarik sahamnya senilai 13,2 juta dolar dari perusahaan tambang Vedanta, India, meliputi usaha Sterlite Industries, Madras Aluminum Company, Bharat Aluminum Company and Vedanta Alumina.
Alasan mereka, di tambang tersebut terjadi pelanggaran HAM dan perusakan lingkungan sistematis. Diantaranya, penggusuran dan relokasi paksa masyarakat adat.
Badan etik pendanaan Norwegia, sejak tahun 2004 – memberikan rekomendasi kepada Menteri keuangan, untuk meyakinkan dana pensiunnya tak digunakan untuk investasi yang melanggar HAM, melibatkan korupsi dan melahirkan perusakan lingkungan.
Vedanta mengikuti jejak Freeport di Indonesia, yang pada Juni tahun lalu divonis serupa. Pemerintah Norwegia menarik dana 2,16 trilyun dari saham Freeport, dengan alasan Freeport telah menghancurkan ekologi Papua.
Sumber: Bloomberg, 7 November 2007.
|
|
|