HOME arrow KAMPANYE arrow Siaran Pers arrow Pesan Thalia, 27 Januari 2008
Pesan Thalia, 27 Januari 2008 PDF Print
on Sunday, 27 January 2008

Views : 762    


Dear Mr. Presiden
Hentikan penebangan hutan secara liar.
Hentikan pengeksploran ke luar negeri,
Karena yang akan rugi sendiri, warga Indonesia tercinta

Itu Sebait pesan Thalia untuk Presiden RI kedepan , siswi kelas VI Sekolah Dasar Kasih Ananda di Jakarta, salah satu pengunjung South to South Film Festival atau StoS 2008.  Ia datang bersama puluhan temannya, lengkap dengan seragam batik.

Thalia diajak gurunya untuk menyaksikan film-film yang diputar di hari kedua StoS 2008.
 
Alis matanya naik, saat diberi tahu oleh penulis - yang membantu memandunya, bahwa negerinya ini adalah negeri yang kaya.  Tapi bibirnya sedikit melengkung saat mendengar cerita lainnya. Cerita tentang  gaya hidup boros, yang bisa menjadi penyebab rusak dan hilangnya kekayaan itu. Kami juga berdiskusi bagai kakak dan adik, tentang gambar-gambar dalam foto yang dipamerkan di salah satu ruangan di Goethe Institut ini. Hingga lahirlah coretan jari mungil Thalia dalam bentuk pesan tadi.

“Bunda selalu ngingetin untuk ngga boleh boros dengan kertas, harus hemat. Terus plastik-plastik  dikumpulin terus dikasih pemulung. Biasanya kertas yang sudah ngga dipake dibuat kerajinan yang kita pasang di rumah,” ujar Thalia.

Satu pernyataan Thalia yang menggelitik saat menyaksikan fot-foto pajangan itu. "Kok bisa hutannya rusak begitu ya mbak? Padahal jika digunakan untuk keperluan dan kebutuhan masyarakat kita pasti tidak habis ya,” ujarya lagi.

Tentu itu butuh jawaban panjang, tapi belum sempat saya menjelaskan, Thalia sudah melanjutkan ucapannya.

"Mulai sekarang saya mau membawa tempat air sendiri, tempat makan sendiri,” tekad Thalia. “Terus bagaimana kalau diledekin sama teman yang lain?” tanyaku. “Daripada bumi hancur dan Indonesia rusak!” jawabnya keras.

Siapapun berhak menyuarakan pendapat, gagasan, kegundahan nurani, ide juga kritik akan perubahan, seperti yang disuarakan Thalia.

Datanglah ke StoS 2008, kalian bisa menuliskan pesan kepada presiden 2009 – 2014 melalui pohon pesan, seperti yang dilakukan Thalia, sahabat kecil kita.[Nur Azizah]


   
Quote this article in website
Send to friend
Save this to del.icio.us

Users' Comments  RSS feed comment
 

Average user rating

   (0 vote)

 


Add your comment
Only registered users can comment an article. Please login or register.

No comment posted



mXcomment 1.0.2 © 2007-2008 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
 
< Prev   Next >

INFO KILAT

Perpres No.14/2007 yang mendasari penyelesaian kasus lumpur Lapindo terbukti melanggar HAM karena mengabaikan hak para korban. Lapindo hanya bertanggung jawab pada 5 desa terdampak, padahal lumpur sudah menggenangi & mengancam 16 desa 

Photo Show

Photo Galeri
 

Pemirsa Online

Loading Loading...

Dampingan Teknis


gimbal03


Video Galeri