| on Wednesday, 13 February 2008
|
Views : 4923  |
“Filmnya seru lho! Pak presiden, tolong mencari ide dari sini! Supaya kita bisa tidak terkena bencana alam,” tulis Adisa, siswa SD Bakti Mulya 400 Jakarta, dalam pesan yang ditulisnya kepada Presiden, setelah menonton film-film di StoS 2008. Ungkapan ini mewakili kesuksesan penyelenggaran South to South atau StoS Film Festival 2008.
Sepanjang tiga hari festival di Goethe Institut, sejak 25 – 27 Januari lalu, ada lebih 900 pengunjung datang. Tak cuma melihat pameran foto bertema “Kita Terhubung”, mereka juga menonton film, menikmati musik, berbincang dengan artis dan miss Earth, bahkan menulis pesan kepada Presiden 2009 – 20014, lewat pohon pesan.
Itu belum lengkap jika tak menyebutkan, ada 212 puisi yang ikut lomba dan juga ada 37 poster yang dikirim peserta lomba Pesan pada Presiden 2009 – 20014. Dan yang seru, salah satu dari tiga poster terbaik dimenangkan oleh siswa kelas empat Sekolah Dasar dari Pontianak. Juga ada kunjungan puluhan anak-anak SD Bakti Mulya 400 Pondok Indah Jakarta, di hari kedua festival.
Kerelawanan merupakan hal terbaik dalam StoS 2008 kali ini. Banyak pihak membantu sukarela. Mulai gedung, pendanaan, subtansi & tata letak, publikasi, pemusik, artis, juga 55 relawan yang menjadi ujung tombak saat festival.
Yang mengejutkan Hillary Chiew, produser dari Malaysia, bahkan datang secara sukarela untuk berdiskusi dengan pengunjung setelah filmnya Penusah Tana, diputar. Ia menceritakan bagaimana sulitnya membuat film dokumenter dan bagaimana sulitnya gerakan lingkungan berjuang di Malaysia.
Dalam tiga hari, ada 16 film dari 11 negara diputar pada StoS 2008. Ini film-film dokumenter dan animasi, dengan durasi beragam, mulai 7 menit hingga 85 menit. Begitu juga temanya, ada film-film tentang hutan, perairan, tambang dan perubahan iklim.
Film-film itu disukai penonton, seperti yang diungkap Adisa diatas. Kini giliran film-film menarik itu datang ke daerah dan pulau lain. Panitia StoS 2008, sedang menyiapkan festival ke beberapa daerah, di luar Jakarta. Kelompok penggiat lingkungan di Jambi, Kalimantan Timur, Surabaya, Jogjakarta sudah menyampaikan keinginannya mengajak StoS 2008 ke daerah mereka. Ada seratus lebih relawan sudah menyatakan berminat membantu terseleggaranya acara ini di daerah. Ini direncanakan berlangsung sepanjang April hingga September 2008.
“Terima kasih tak terhingga, kepada pengunjung dan semua pihak yang mendukung acara ini, sekecil apapun. Tanpa kerelawanan dan semangat anda menyelamatkan kehidupan, tak akan ada StoS 2008,” ungkap Voni Novita, mewakili lima organisasi penyelenggara – JATAM, Ecosister, FWI, Gekko Studio & WALHI.
Kontak Media : Luluk Uliyah (0815 9480 246)
|
|
|