Forum JATAM
Monday, 04 August 2008

Empat tahun terakhir, kabinet Indonesia Bersatu sudah 3 kali menaikkan harga BBM dengan alasan sama : harga minyak dunia naik, subsidi yang melambung harus ditanggung pemerintah.  Tapi sepanjang waktu itu, tak ada tindakan genting dilakukan SBY untuk lepas dari ketergantungan BBM dan berdaulat atas sumber energinya. Yang terakhir terjadi lagi krisis listrik. Celakanya, batubara dan gas – energi alternatif tak terbarukan, malah sebagian besar dijual ke pihak asing. Siapa yang dilayani kabinet SBY sebenarnya? Sampaikan pendapat anda ke Forum JATAM

HOME
Undangan Love Monday Discussion PDF Print
on Wednesday, 13 February 2008

Views : 1571    


Bagaimanakah Daya Rusak Tambang Migas di Kawasan Kepulauan dan Padat Huni?

Daerah kepulauan dan padat huni merupakan kawasan yang beresiko untuk eksplorasi dan eksploitasi tambang migas. Kecelakaan migas di kawasan ini telah memakan korban, tidak hanya warga sekitar, tetapi juga lingkungan, sosial dan budaya di sekitar wilayah eksplorasi. Bukti konkrit terlihat jelas pada kasus lumpur Lapindo, pencemaran Kapulauan Seribu dan Teluk Balikpapan.

Namun, sampai saat ini kebijakan eksplorasi migas di kawasan tersebut belum memprioritaskan perlindungan dan keselamatan warga. Bahkan belum ada kepastian bagi warga yang tinggal di sekitar wilayah tersebut akan mendapatkan pemulihan jika terjadi bencana akibat kecelakaan migas.

Untuk membedah permasalahan di atas, JATAM mengundang kawan-kawan media untuk datang pada diskusi yang dilaksanakan pada:
Hari/tanggal    : Senin, 18 Februari 2008
Jam        : 10.00 – 12.30 WIB
Tempat    : QB World Book Kemang, Jl. Kemang Raya No. 17 (sebelah Hotel Grand Kemang), Jakarta Selatan
Narasumber      :
1.    Kahar, JATAM Kaltim : Bagaimana potret daya rusak tambang migas di Kalimantan Timur
2.    Yuliani,  Walhi Jawa Timur : Bagaimana potret daya rusak tambang migas di Jawa Timur
3.    Heri, Warga Kepulauan Seribu : Bagaimana tindakan pemerintah dan perusahaan dalam menangani kecelakaan migas di kawasan Kepulauan Seribu yang merupakan kawasan Kepulauan dan padat huni
4.    Nizar Dahlan, Anggota DPR RI Komisi VII : Bagaimana fungsi kontrol DPR terhadap kerusakan lingkungan dan sosial yang diakibatkan oleh daya rusak tambang migas

Untuk konfirmasi kehadiran, dapat menghubungi : Luluk Uliyah  (0815 9480 246)


   
Quote this article in website
Send to friend
Save this to del.icio.us

Users' Comments  RSS feed comment
 

Average user rating

   (0 vote)

 


Add your comment
Only registered users can comment an article. Please login or register.

No comment posted



mXcomment 1.0.2 © 2007-2008 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
 
< Prev   Next >
Advertisement

INFO KILAT

Perpres No.14/2007 yang mendasari penyelesaian kasus lumpur Lapindo terbukti melanggar HAM karena mengabaikan hak para korban. Lapindo hanya bertanggung jawab pada 5 desa terdampak, padahal lumpur sudah menggenangi & mengancam 16 desa 

Login Form

AGENDA









Pojok Lamin

Petani dari Desa Balong, Kecamatan Kembang, Kabupaten Jepara, yang tergabung dalam Masyarakat Tani Maju, kemarin unjuk rasa lagi. Mereka mendatangi gedung DPRD Jepara berdemonstrasi menolak penambangan pasir besi di daerah tersebut, khususnya di pesisir pantai. Penambangan pasir besi itu mengakibatkan abrasi,

RSS dan IKJ

JATAM RSS  - Umpan RSS

atau Daftar Info Kilat Jatam:

Lihat Tampilan

Jaring Pendapat

Setujukah anda jika tambang-tambang emas baru dibuka?
 

Photo Show

Photo Galeri
 

Pemirsa Online

Loading Loading...

Dampingan Teknis


gimbal03


Video Galeri