Forum JATAM
Monday, 23 June 2008

Tahukah anda, sebagian besar emas yang ditambang di Indonesia berakhir menjadi perhiasan di negara lain. Saat ini, di Banyuwangi Jatim, Toka Tindung Sulut dan di pulau Lembata akan dibuka tambang emas skala besar. Ketiganya segera membabat hutan lindung dan limbahnya berujung ke laut. Ketiganya mengancam salah satu pusat perikanan dan pariwisata nasional, termasuk puluhan ribu nelayan di sana. Tambang itu hanya akan berumur 6 tahun. Sementara kerusakan ekonomi, sosial dan lingkungan akan ditanggung penduduk lokal seumur hidup. Apa pendapat anda tentang tambang-tambang emas baru? Sampaikan pendapat anda ke Forum JATAM

 

HOME
www.jatam.org Tampil Baru & Beda PDF Print
on Thursday, 14 February 2008

Views : 798    


Siaran Pers JATAM, 14 Februari 2008

 

Website JATAM berubah tampilan dan isi. Kini memadukan informasi pertambangan dan migas terkini, isu tematik, dialog dan partisipasi pengunjung. Tampilan baru ini akan memudahkan pemirsa mengakses informasi seputar pertambangan mineral dan energi, yang dimiliki JATAM.


 

Website JATAM akan menawarkan topik menarik, kali ini tentang Daya Rusak Industri Minyak dan Gas di Kawasan Kepulauan dan Padat Huni.

 

Dua bulan terakhir, ada empat kasus kecelakaan oleh industri minyak dan gas. Ada tanker pengangkut BBM terbakar di Balongan, ledakan jenset Petrocina di Tuban, tumpahan minyak di teluk penyu Cilacap dan lagi di Sidoarjo - tanggul lumpur Lapindo jebol. Ini bukan kejadian baru. Balongan hingga Sidoarjo adalah kasus tak kunjung usai dan terus berulang. Belum ditambah pencemaran minyak di Kepulauan Seribu dan Teluk Balik papan. Ini bukti, kawasan kepulauan macam Indonesia dan padat huni seperti Pulau Jawa, beresiko saat dilakukan pengeboran migas.

 

Saat perangkat dan penegakan hukum tak mampu melindungi keselamatan warga dan lingkungan sekitar, sementara kontrak-kontrak migas baru terus dikeluarkan pemerintah.

 

Bagaimana mengurus daya rusak tambang migas kedepan? Pendapat anda bisa disampaikan melalui Forum Online.

 

Lewat kemasan baru dan topik di atas, JATAM berharap terjadi dialog, pertukaran pengetahuan dan pengalaman diantara pengunjung website.

 

Tampilan website JATAM akan berubah setiap berganti topik. Topik ini akan menjadi bahasan dalam Forum JATAM. Topik akan diganti setiap sepuluh hari, atau menyesuaikan kebutuhan. Sedangkan informasi lain yang selama ini tersedia di website JATAM tak mengalami perubahan.

 

Selanjutnya, pendapat-pendapat pengunjung yang masuk dalam Forum JATAM akan dirangkum, menjadi sebuah info dan pengetahuan baru yang bisa kembali diakses publik.

 

Ada juga menu baru, Kabar Pulau. Isinya kliping media atau berita dari daerah, terkait isu pertambangan dan energi, yang banyak tak diketahui publik nasional.

 

Secara bertahap, website ini akan disempurnakan. JATAM mengundang kawan-kawan untuk datang berkunjung dan menyampaikan pendapatnya ke website JATAM. [ ]

 

 

Kontak Media : Luluk Uliyah, HP 0815 9480 246


   
Quote this article in website
Send to friend
Save this to del.icio.us

Users' Comments  RSS feed comment
 

Average user rating

   (0 vote)

 


Add your comment
Only registered users can comment an article. Please login or register.

No comment posted



mXcomment 1.0.2 © 2007-2008 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
 
< Prev   Next >
Advertisement

INFO KILAT

Hasil penelitian Prof Richard Davies dari Universitas Durham - Inggris membuktikan bahwa lumpur Lapindo terjadi karena adanya pengeboran yang dilakukan oleh PT Lapindo Brantas, bukan karena gempa bumi di Jogjakarta

Login Form

AGENDA









Pojok Lamin

PemProv NTB melarang kegiatan penambangan di Lombok. Hal itu tertuang dalam Perda tentang RTRW Nomor 11 Tahun 2006. Meski tidak ada izin penambangan, masyarakat toh tetap melakukan eksploitasi galian C. Jadi, larangan penambangan itu untuk mencegah terjadinya kerusakan lingkungan

RSS dan IKJ

JATAM RSS  - Umpan RSS

atau Daftar Info Kilat Jatam:

Lihat Tampilan

Jaring Pendapat

Setujukah anda jika tambang-tambang emas baru dibuka?
 

Photo Show

Photo Galeri
 

Pemirsa Online

Loading Loading...

Dampingan Teknis


gimbal03


Video Galeri