Forum JATAM
Tuesday, 22 April 2008

Bangka dan Belitung bagai potret pengelolaan tambang di Indonesia. Sudah 300 tahun pulau-pulau ini dikeruk timahnya, menyumbang devisa negara dan melayani kebutuhan dunia. Namun kini ia berkelimpahan kolong-kolong. Sepuluh tahun lalu, ada 887 kolong yang ditinggal penambang timah. Tak hanya daratan yang ditambang, sungai dan pesisir tak luput sasaran.  Ribuan petani berubah mata pencaharian menjadi penambang. Bagaimanakah pendapat anda tentang nasib Bangka Belitung? Ikuti Diskusi Online dan Sampaikan suara anda  pada  Forum JATAM .

HOME
Info Lomba Opini : Raja Ampat dan PP No 2/ 2008 PDF Print
on Tuesday, 01 April 2008

Views : 856    


Dimana kawasan laut yang keragaman hayatinya paling kaya? Jawabnya Kepulauan Raja Ampat -  Papua.  Sedikitnya ada 450 jenis karang, 950 jenis ikan karang serta  lebih dari 600 jenis molusca berbagai ukuran, kata Conservation International. Dua tahun lalu, kawasan tersebut diusulkan menjadi  Kawasan Warisan  Dunia.
Pulau Gag adalah salah satu pulau di kepulauan  Raja Ampat. Deposit nikel di pulau kecil ini, membuatnya diincar industri keruk - PT Asia Pacific Nikel.  Broken Hill Property atau BHP Australia adalah pemilik  saham dominan di sini.  Pulau Gag tak hanya terancam daratannya, tapi juga kawasan perairan sekitarnya. Perusahan berencana membuang tailingnya ke laut. 

Waigeo, salah satu pulau terbesar di Kepulauan Raja Ampat, juga kaya akan flora. Ada 143 anggrek tan 411 flora lainnya ditemukan di sana. Namun saat ini, ada 12 tambang nikel menggali disana, tanpa persetujuan masyarakat. Dan membuang limbahnya ke laut. Akibatnya, lingkungan rusak berat. Padahal 90 persen masyarakat bergantung hidupnya pada laut. (Suara Pembaruan, 28/03).

Keluarnya PP No  02/2008, yang menyewakan hutan lindung untuk kawasan tambang, segera menambah daftar pulau kecil yang hancur karena pertambangan.  Mengubah kawasan lindung - kaya keragaman hayati, menjadi lubang-lubang raksasa.

Anda punya cerita tentang resiko PP No 02/2008 terhadap keragaman hayati  di kawasan lindung dan warga disekitarnya?

Tulis cerita anda dalam LOMBA OPINI Hutan Lindung, PP 02/2008 & Keselamatan Rakyat.

Opini bisa dikaitkan dengan daya rusak tambang, masyarakat adat, keragaman hayati, perempuan, otonomi daerah, bencana lingkungan, good governance, perubahan iklim, pulau-pulau kecil dan krisis pangan.

Syaratnya mudah sekali. Cukup kirim opini anda sepanjang 700 - 1000 kata, sesuai tema, dan belum pernah dikirimkan ke media mana pun. Opini diterima panitia paling lambat tanggal 22 April 2008, melalui email ke This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it atau alamat surat ke Jl. Mampang Prapatan II No 30 Jakarta Selatan 12790. Ada Total Hadiah Rp. 10 juta untuk 8 opini terbaik. Info lengkap, buka www.jatam.org. Komunikasi dapat dilihat di Forum Online JATAM www.jatam.org/forum




   
Quote this article in website
Send to friend
Save this to del.icio.us

Users' Comments  RSS feed comment
 

Average user rating

   (0 vote)

 


Add your comment
Only registered users can comment an article. Please login or register.

No comment posted



mXcomment 1.0.2 © 2007-2008 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
 
< Prev   Next >
Advertisement

INFO KILAT

Di Pulau Sulawesi, masuknya industri tambang di hutan Lindung pulau Kabaena, Toka Tindung dan Siguntu telah meningkatkan kekerasan dan pelanggaran HAM? Haruskah rakyat terus menerus membayar kesalahan SBY karena mengeluarkan PP No 2 tahun 2008?

Login Form

AGENDA







Image

Pojok Lamin

Bangsa Indonesia telah kehilangan kemandirian nasional. Untuk dapat bangkit kembali, diperlukan pemimpin yang tegas dan berani membatasi penguasaan sumber daya alam oleh perusahaan asing. 

Jaring Pendapat

Setujukah anda jika Presiden SBY kembali menaikkan harga BBM?
 

Photo Show

Photo Galeri
 

Pemirsa Online

Loading Loading...

Dampingan Teknis


gimbal03


Video Galeri