Forum JATAM
Saturday, 30 January 2010

Sungguh tragis nasib pulau Kalimantan. Setelah sebagian besar hutannya dirusak, kini ganti dikeruk habis-habisan oleh tambang. Di Kalimantan Timur sedikitnya ada 33 ijin Kontrak Karya dan 1.212 Kuasa Pertambangan - terbanyak di Indonesia. Sementara kawasan hutan terakhir Kalimantan Selatan - pegunungan Meratus, juga akan dibuka untuk tambang sebesar 311 ha.
Tiap tahun, luasan hutan dan lahan pangan Kalimantan menyusut berganti lahan pengerukan batubara dan kebun sawit skala besar. Sementara jumlah pengangguran dan pendududk miskin di sekitar kawasan eksploitasi di atas, angkanya cenderung naik.

Kalimantan bagai menggali kuburnya sendiri, bagaimana menurut anda? Sampaikan pendapat anda di Forum JATAM 

HOME
Dunia&Tambang: Kemana Kekayaan Papua Pergi? PDF Print
on Sunday, 13 April 2008

Views : 5386    


Mengapa Papua, yang populasinya tak sampai 1% penduduk Jawa barat ini, Index Pembangunan manusianya - diantaranya dilihat dari tingginya kematian balita dan ibu hamil, berada pada urutan 29 dari 33 propinsi. Kemana perginya kekayaan Papua?

 

***

Dua tahun lalu, disebuah pertemuan kelompok masyarakat sipil di hotel Sentani Jayapura Papua, dibentangkan sebuah peta spasial digital. Itu peta Papua Barat yang terlihat hijau. Ini pulau yang masih memiliki hutan terluas di Indonesia. Papua adalah propinsi terluas, meliputi 21,9 persen luas daratan Indonesia, atau sekitar 42,198 juta ha. Data pemantauan satelit dua tahun lalu oleh FWI dan Greenpeace, menunjukkan luas hutan alaminya sekitar 17,9 juta ha

 

Tapi begitu konsesi  ijin-ijin tambang mineral, minyak dan gas, juga ijin penebangan kayu dan perkebunan skala besar disana - di tumpang tindihkan pada peta pertama. Ada 137 konsesi perijinan, dengan luas lebih dari 31,89 juta ha. Hampir seluruh propinsi dipenuhi perijinan. 

 

Mari kita lihat manfaat konsesi-konsesi tersebut dari satu konsesi tambang - PT Freeport dari Amerika Serikat. Ia menguasai deposit emas terbesar dan tembaga ketiga terbesar didunia - Etzberg dan Grasberg. Cadangan emas Grasberg sebanyak 4,6 milyar gram – menurut laporan Freeport tahun 2004. 

 

Tak heran jika Freeport sejahtera. James Moffett, bos besar Freeport Indonesia,  satu dari sepuluh pria bergaji tertinggi di dunia. Menurut Forbes, penghasilan Moffett mencapai Rp 432 milyar pada tahun 2006. Sementara penduduk Papua hanya bisa mengantongi Rp 2 juta per tahun, bahkan setelah Freeport 37 tahun beroperasi di sana.

 

Itu belum menghitung beban besar yang harus ditanggung Papua: jutaan ton limbah beracun (tailing) yang, sekiranya diekspor ke Jawa, bisa menenggelamkan Jakarta, Depok, dan Bekasi sekaligus. Masing-masing dengan kedalaman lima meter – itu data tahun lalu. 

 

Bagaimana manfaat konsesi-konsesi yang lain? Ada 7 konsesi Hutan Tanaman Industri, 21 konsesi perkebunan skala besar, 65 konsesi penebangan kayu hutan, 15 Kontrak Karya Mineral dan Batubara, juga 29 blok migas? Bagaimana manfaat proyek gas terbesar British Petroleum Tangguh di teluk Bintuni? 

 

Mengapa Papua, yang populasinya tak sampai 1% penduduk Jawa barat ini, Index Pembangunan manusianya - diantaranya dilihat dari tingginya kematian balita dan ibu hamil, berada pada urutan 29 dari 33 propinsi. Kemana perginya kekayaan Papua? (JM)


   
Quote this article in website
Send to friend
Save this to del.icio.us

Users' Comments  RSS feed comment
 

Average user rating

   (0 vote)

 


Add your comment
Only registered users can comment an article. Please login or register.

No comment posted



mXcomment 1.0.2 © 2007-2010 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
 
< Prev   Next >
 

INFO KILAT

1 gram emas didapatkan dengan membuang 2.100 kg limbah batuan dan tailing, dihasilkan 5,8 kg emisi beracun logam berat, timbal, Arsen, Merkuri dan Sianida 

Login Form

AGENDA









logo_saung_125x125.gif

Pojok Lamin

Masyarakat Kabupaten Kulon Progo yang tergabung dalam Paguyuban Petani Lahan Pantai menuntut agar Perda Prov DIY No 2 Tahun 2010 tentang RTRW pada Pasal 60 ayat 2 huruf b angka 2 menyebutkan, penambangan pasir besi di pesisir selatan dibolehkan. Segera dihapus

Baca Kelanjutannya hanya di Layanan JATAM (Intranet JATAM)

RSS dan IKJ

JATAM RSS  - Umpan RSS

atau Daftar Info Kilat Jatam:

Lihat Tampilan

Jaring Pendapat

UU Lingkungan Hidup harus menjamin siapa?
 

Photo Show

Photo Galeri
 

Pemirsa Online

Loading Loading...

Buku JATAM

Dampingan Teknis


pesona_pagiku


Dapatkan Buku Terbaru JATAM

Sejak industri ekstraktif menjadi dewa penggerak ekonomi, ketahanan pangan dan energi Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan porak poranda. Batu bara membuat pengurus provinsi lupa daratan. Bukan kemakmuran dan kesejahteraan yang dinikmati warga, justru derita berkelanjutan yang mengarah kepada kebangkrutan sosial-ekologik-ekonomik.

 

Anda ingin mendapatkan buku ini?