| on Friday, 25 April 2008
|
Views : 232  |
Seruan Aksi, 25 April - 1 Mei 2008
Desak SBY & PT Lapindo Jamin Pangan Korban Lapindo di Pasar Baru Porong
Kembali korban Lapindo di Pasar baru Porong resah. Lagi-lagi PT. Lapindo Brantas Inc. dan PT. Minarak Lapindo Jaya (MLJ) menteror akan menghentikan jatah makan warga pada 1 Mei 2008.
Ada 602 kepala keluarga masih bertahan di Pasar baru Porong, sebagian besar dari desa Renokengo - yang sudah tenggelam lumpur. Tak hanya kehilangan rumah, sawah ladang dan pekerjaan pun melayang. Mereka menolak uang kontrak rumah dan menuntut ganti rugi penuh atas rumah dan sawah ladangnya. Namun, Lapindo bersikukuh dengan Perpres 14 tahun 2007, dengan jual beli 20% : 80%. - bukan ganti rugi.
Bisa ditebak. Penghentian itu bertujuan membuat pengungsi pasar Baru Porong makin menderita, putus asa dan terpaksa setujui jual beli versi Perpres itu. Ini cara jitu untuk menghilangkan jejak terakhir – sang pengungsi, bencana banjir lumpur Lapindo. Jika sudah pergi jauh dan terpencar, para korban ini akan makin lemah perjuangannya dan sibuk ngurus keselamatannya masing-masing.
Dukung aksi warga Tolak penghentian jatah makan & Desak SBY & PT Lapindo Jamin Kebutuhan Pangan Korban Lapindo di Pasar Baru Porong
Kirimkan dukungan anda dengan menelpon atau kirim sms ke:
1. Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono, HP, 9949 dan 0816851215
2. Menteri ESDM, Purnomo Yusgiantoro, HP; 0811181750
3. Menko Kesra, Aburizal Bakrie, HP; 0219263701
4. Ketua DPRD Jatim, Fathur Rasyid; hp 0811310938
5. Bupati Sidoarjo, Win Hendarso; hp 08123534407, 031-70490201
6. Ketua DPRD Sidoarjo Arli Fauzi; HP 081552030030
7. Kepala Dinsos Sidoarjo, Hisjam Rosyidi; hp 031-70637887, 0816851215
Mohon dukungan disampaikan sebelum 30 April 2008. Dan mohon informasikan setelahnya ke Beggy hp 085269135520.
|