| Forum JATAM | ||
|---|---|---|
|
| PT. Arutmin Indonesia |
|
|
Peta Tambang PT. AI, sebagian berada di hutan lindung pegunungan Borneo. Pengangkutan batubara dengan tongkang sejak 1999, menurunkan membuat air sungai keruh dan bercampur BBM. sebelumnya nelayan Muara Sungai Satui. mampu memperoleh 50 ribu hingga 200 ribu rupiah. Sekarang hanya mampu Rp. 30.000-100.000 per hari. PT. AI juga membuat sungai Salajuan yang menjadi kering dan berwarna hitam. Warga menuntut perusahaan mengganti rugi serta menyediakan sumur bor, dan disanggupi perusahaan sebesar 3 milyar rupiah, meski sebelumnya menolak bertanggung jawab. Pengangkutan melalui darat pun membuat kehidupan warga di Simapang Empat Sumpol, Kab. Tanah Bumbu, tidak nyaman lagi. Suara bising dan debu setiap hari membuat warga menderita batuk, sesak napas, dan sakit mata.
|
|||||||||
| < Prev | Next > |
|---|
Loading...
Sejak industri ekstraktif menjadi dewa penggerak ekonomi, ketahanan pangan dan energi Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan porak poranda. Batu bara membuat pengurus provinsi lupa daratan. Bukan kemakmuran dan kesejahteraan yang dinikmati warga, justru derita berkelanjutan yang mengarah kepada kebangkrutan sosial-ekologik-ekonomik.
Anda ingin mendapatkan buku ini?