| Forum JATAM | ||
|---|---|---|
|
| PT. Adaro Indonesia |
|
|
Peta PT. Adaro Indonesia mulai berproduksi tahun 1991. Ada 2 desa, yaitu desa Lamida Atas dan Juai, tergusur perluasan tambang tahun 2003. Premanisme kepada warga dan aktivis lingkungan meningkat seiring perusahaan beroperasi, sementara aparat keamanan seolah lepas tanggung jawab. Warga Tamiang dan Pulau Ku’u selalu terkena banjir. Puluhan hektar sawah di Kabupaten Tapin sering terendam air. Sedangkan bencana longsor rutin tiap tahun. Debu batubara merusak tanaman pertanian dan perkebunan warga desa Bajut Warukin, Kecamatan Tanta. Debu, selain mengganggu pernafasan warga, juga mencemari.
|
|||||||||
| < Prev | Next > |
|---|
|
Loading...
Sejak industri ekstraktif menjadi dewa penggerak ekonomi, ketahanan pangan dan energi Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan porak poranda. Batu bara membuat pengurus provinsi lupa daratan. Bukan kemakmuran dan kesejahteraan yang dinikmati warga, justru derita berkelanjutan yang mengarah kepada kebangkrutan sosial-ekologik-ekonomik.
Anda ingin mendapatkan buku ini?