Forum JATAM
Saturday, 30 January 2010

Sungguh tragis nasib pulau Kalimantan. Setelah sebagian besar hutannya dirusak, kini ganti dikeruk habis-habisan oleh tambang. Di Kalimantan Timur sedikitnya ada 33 ijin Kontrak Karya dan 1.212 Kuasa Pertambangan - terbanyak di Indonesia. Sementara kawasan hutan terakhir Kalimantan Selatan - pegunungan Meratus, juga akan dibuka untuk tambang sebesar 311 ha.
Tiap tahun, luasan hutan dan lahan pangan Kalimantan menyusut berganti lahan pengerukan batubara dan kebun sawit skala besar. Sementara jumlah pengangguran dan pendududk miskin di sekitar kawasan eksploitasi di atas, angkanya cenderung naik.

Kalimantan bagai menggali kuburnya sendiri, bagaimana menurut anda? Sampaikan pendapat anda di Forum JATAM 

HOME
PT. Kitadin Cooporation PDF Print
Jenis Galian   Batubara 
Tahap   Produksi 
Lokasi   
Saham   Indocoal (1981), BANPU (1991) 

 

Peta

PT. Kitadin Coorp. milik BANPU, Thailand. Tahun 2003 Ia mencaplok lebih 500 ha persawahan warga dan memindahkan 969 KK desa Kertabuana, Kutai Kertanegara. Perusahaan memberi lahan pengganti bekas tambang - 1,5 kilometer dari desanya .

Sejak penggalian batubara, lebih 50 ha lahan pertanian tak lagi produktif karena luberan minyak dan endapan lumpur dari pertambangan. Debu pengangkutan batubara mengganggu pernafasan warga dan karyawan. Krisis air menyusul, dan perusahaan hanya menyediakan 10 buah bak penampungan air di blok C1 desa Kertabuana. Kecelakaan tambang akibat keselamatan kerja buruk terjadi berulang. Akhir Januari 2006, ada 3 orang tewas di lokasi pertambangan. 

 

<<Ke List Kasus  

 
< Prev   Next >
 

INFO KILAT

Kampanye memperjuangkan penyelamatan Kalimantan dari eksploitasi dan ekstraksi aset-aset alam yang membabi buta dan mengancam keselamatan Warga Kalimantan dalam jangka panjang.

Login Form

AGENDA









logo_saung_125x125.gif

Pojok Lamin

Fasilitas produksi awal Blok Cepu, Gas Oil Separation Plant (GOSP), di Kab. Bojonegoro, menimbulkan bau busuk lagi. Akibatnya, 15 orang mengalami gejala keracunan, seperti muntah-muntah dan pusing-pusing.

Baca Kelanjutannya hanya di Layanan JATAM (Intranet JATAM)

RSS dan IKJ

JATAM RSS  - Umpan RSS

atau Daftar Info Kilat Jatam:

Lihat Tampilan

Jaring Pendapat

UU Lingkungan Hidup harus menjamin siapa?
 

Photo Show

Photo Galeri
 

Pemirsa Online

Loading Loading...

Buku JATAM

Dampingan Teknis


pesona_pagiku


Dapatkan Buku Terbaru JATAM

Sejak industri ekstraktif menjadi dewa penggerak ekonomi, ketahanan pangan dan energi Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan porak poranda. Batu bara membuat pengurus provinsi lupa daratan. Bukan kemakmuran dan kesejahteraan yang dinikmati warga, justru derita berkelanjutan yang mengarah kepada kebangkrutan sosial-ekologik-ekonomik.

 

Anda ingin mendapatkan buku ini?