INFO
Arsip Berita
Arsip Berita 2007
Pencemaran Pulau Seribu | Pencemaran Pulau Seribu |
|
|
Peta Blok: Info Kasus
Tumpahan minyak di kawasan Taman Nasional Laut Kepulauan Seribu (TNLKS) telah terjadi sejak Desember 2003, saat ditemukan gumpalan minyak (tar ball) di sekitar Pulau Pabelokan. Tumpahan minyak kembali terlihat akhir Maret 2004 dan makin meluas hingga awal Mei 2004, sehingga mencemari kawasan Taman Nasional Laut Kepulauan Seribu. Awal Oktober 2004 terjadi lagi tumpahan minyak dan terus berulang hingga Februari 2006. Tumpahan minyak bukan saja mencemari perairan Laut sekitar TNLKS namun juga turut mencemari pulau-pulau diwilayahnya. Terbanyak pada tahun 2003 hingga mencapai 78 pulau. Tak terhitung kerugian masyarakat sekitar yang bertumpu pada hasil budidaya laut, belum lagi kerusakan ekosistem perairan Laut serta sector pariwisata TNLKS. Kasus yang terus berulang ini seperti tak tersentuh, siapa yang mestinya dinyatakan harus bertanggung jawab. Padahal penyidikan yang dilakukan pegawai negeri sipil lingkungan hidup (PPNS LH) terdiri atas KLH, TNL, Pemkab, BPLHD, dll, telah menetapkan tersangka. Hasil penyidikan dan uji lab atas sample minyak terpapar sangat identik dengan crude oil yang berasal dari sumur-sumur CNOOC. Upaya memperkarakan pencemaran TNLKS oleh tim terpadu PPNS, justru dihentikan oleh penegak hukum yaitu Polda Metro Jaya dengan mengeluarkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3). Ini menjadi bukti gagalnya penegakkan hukum terhadap kasus-kasus kerusakan lingkungan diakibatkan oleh Industri sector pertambangan. Ancaman terhadap kerusakan TNLKS dan kerugian ekonomi masyarakat sekitar perairan akan tetap terus berlangsung, mengingat CNOOC maupun BP East Java masih tetap beroperasi.
|
|||||||||||
| < Prev | Next > |
|---|
Loading...
Sejak industri ekstraktif menjadi dewa penggerak ekonomi, ketahanan pangan dan energi Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan porak poranda. Batu bara membuat pengurus provinsi lupa daratan. Bukan kemakmuran dan kesejahteraan yang dinikmati warga, justru derita berkelanjutan yang mengarah kepada kebangkrutan sosial-ekologik-ekonomik.
Anda ingin mendapatkan buku ini?