| Forum JATAM | ||
|---|---|---|
|
| Total FinaElf |
|
|
Peta
Total FinaElf menandatangani kontrak dengan pemerintah pada 1974. Di Delta Mahakam, ia menggusur lahan tambak warga tanpa ganti rugi. Pembuatan rig dan pengeboran telah merusak lahan dan menggagalkan panen. Ada 594 hektar lahan tambak ursak karena kondensat minyak dan gas yang bocor dan meledak tahun 2002. Rompong untuk menangkap benur --anakan ikan-- hancur oleh kapal-kapal perusahaan. Pencemaran juga menghilangkan nener/benur, kepiting, dan udang. Tahun 1998, bersamaan pengeboran sumur minyak dan pembuatan Rig besar-besaran terjadi kematian masal udang di tambak-tambak Kampung Makassar. Hampir seluruh Desa tani Baru dan Muara Pantuan di kelilingi Rig.
Kemiskinan merajalela sejak perusahaan datang. Biaya hidup mahal, membuat warga terjerat utang dan menggadaikan lahan tambaknya. Konflik antar warga hingga dengan aparat juga meningkat. Pada 2002 terjadi penembakan dan penahanan 7 nelayan asal Bontang, yang berawal perselisihan warga dan perusahaan.
|
|||||||||
| < Prev | Next > |
|---|
Loading...
Buku ini menceritakan serpihan-serpihan ingatan, agar cerita tak turut karam. Bukan sebagai kado ulang tahun. Bukan sebagai pemberian kepada yang bergembira. Bukan sebagai perayaan. Melainkan sebagai tanda melawan pelupaan. Grup Bakrie, raksasa bisnis yang menjadi induk PT Lapindo Brantas memiliki kekuatan besar serta punya daya luar biasa memassalkan pembungkaman. Pembungkaman juga terjadi di lembaga negara yang terlanjur di beri label "penegak hukum".
Anda ingin mendapatkan buku ini? Klik disini