HOME arrow PUBLIKASI arrow Film arrow Bye… Bye… Buyat
Bye… Bye… Buyat PDF Print
on Friday, 08 June 2007

Views : 3749    


Kang E,  Director

Emil Heradi, Videographer

Erwin S, Kang E,  Cameraman

Kusen Dony Hermansyah, Taufik Arifianto, Editor

Kelvin Nugroho, Soundman

Mukti-Mukti, Composer 

Image Sebuah gambaran perjuangan masyarakat Buyat Pante lepas dari penderitaan, penyakit aneh dan konflik, yang diakibatkan oleh pembuangan limbah sebuah perusahaan tambang skala besar. Setelah berjuang dengan berbagai cara ditempuh, keadilan dan kebenaran tidak datang juga, akhirnya mereka memilih pindah dari kampung halaman mereka untuk menyelamatkan diri, meninggalkan tempat yang tidak layak dihuni tersebut. 

Film ini adalah hanya salah satu potret kerusakan lingkungan dan sosial di dunia yang diakibatkan oleh perusahaan pertambangan berskala besar.
 

   
Quote this article in website
Send to friend
Save this to del.icio.us

Users' Comments  RSS feed comment
 

Average user rating

   (0 vote)

 


Add your comment
Only registered users can comment an article. Please login or register.

No comment posted



mXcomment 1.0.2 © 2007-2010 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
 
< Prev

INFO KILAT

1 gram emas didapatkan dengan membuang 2.100 kg limbah batuan dan tailing, dihasilkan 5,8 kg emisi beracun logam berat, timbal, Arsen, Merkuri dan Sianida 

Login Form

AGENDA









logo_saung_125x125.gif

Photo Show

Photo Galeri
 

Pemirsa Online

Loading Loading...

Buku JATAM

Dampingan Teknis


pesona_pagiku


Dapatkan Buku Terbaru JATAM

Sejak industri ekstraktif menjadi dewa penggerak ekonomi, ketahanan pangan dan energi Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan porak poranda. Batu bara membuat pengurus provinsi lupa daratan. Bukan kemakmuran dan kesejahteraan yang dinikmati warga, justru derita berkelanjutan yang mengarah kepada kebangkrutan sosial-ekologik-ekonomik.

 

Anda ingin mendapatkan buku ini?