HOME arrow INFO arrow Berita arrow Sungai Bilantungan Tercemar
Sungai Bilantungan Tercemar PDF Print
on Monday, 17 November 2008

Views : 4478    


Masyarakat Tolondadu di Bolaang Mongondow Selatan akhir-akhir ini cemas. Sungai Bilantungan yang selama ini menjadi sumber penghidupan warga desa Tolondadu I, Tolondadu II, dan Tolondadu Induk saat ini tercemar limbah tambang emas. 28 Oktober lalu ribuan ikan, udang, dan belut mati mengambang di air. Air sungai pun telah berubah menjadi kecoklat-coklatan. Posisi air yang tercemar tepat berada di ujung pipa pembuangan limbah PT Mongondow Mandiri (PT MM). Akibatnya, 1.500 warga yang menggantungkan hidup pada sungai tersebut terancam kehilangan sumber air dan mata pencaharian.

Warga telah melaporkannya ke BLPH Sulawesi Utara pada 11 Nopember lalu. Dan ditindaklanjuti dengan peninjauan lapangan. Namun sayang, belum ada kabar hasil peninjauan lapangan tersebut.

Keberadaan PT MM sudah ditolak warga jauh hari sebelumnya. Warga menolak karena tidak ingin nasib mereka akan sama seperti warga Buyat yang tercemar limbah PT Newmont Minahasa Raya. Dan saat ini kekhawatiran warga terbukti. Sungai Bilantungan tercemar limbah PT MM.

Tahun 2002 PT Mongondow Mandiri telah mengantongi ijin eksplorasi penambangan emas di tanah seluas 3000 hektar, dan tahun 2004 diperpanjang dua tahun hingga 2006. Pada 12 September 2006, Bupati Bolaang Mongondoow mengeluarkan SK Nomer 132 untuk memperpanjang kembali ijin itu. Kawasan tersebut merupakan Area Peruntukan Lain (APL), dan untuk memanfaatkannya mesti memperoleh izin pelepasan hutan dari Menteri Kehutanan. Namun sampai saatini PT MM belum pernah mengantonginya.

Warga pun telah beberapa kali melakukan aksi menolak tambang tersebut. Aksi-aksi warga selalu dibalas dengan intimidasi dan tindakan represif yang dilakukan oleh Brimob.(JL)


   
Quote this article in website
Send to friend
Save this to del.icio.us

Users' Comments  RSS feed comment
 

Average user rating

   (0 vote)

 


Add your comment
Only registered users can comment an article. Please login or register.

No comment posted



mXcomment 1.0.2 © 2007-2010 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
 
< Prev   Next >

INFO KILAT

Sekretariat Nasional Jaringan Advokasi Tambang (JATAM) mengucapkan Selamat Merayakan Natal dan Tahun Baru 2010

Login Form

AGENDA









logo_saung_125x125.gif

RSS Feeds

Photo Show

Photo Galeri
 

Pemirsa Online

Loading Loading...

Buku JATAM

Dampingan Teknis


pesona_pagiku


Dapatkan Buku Terbaru JATAM

Sejak industri ekstraktif menjadi dewa penggerak ekonomi, ketahanan pangan dan energi Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan porak poranda. Batu bara membuat pengurus provinsi lupa daratan. Bukan kemakmuran dan kesejahteraan yang dinikmati warga, justru derita berkelanjutan yang mengarah kepada kebangkrutan sosial-ekologik-ekonomik.

 

Anda ingin mendapatkan buku ini?