| Saung de JATAM |
|
|
![]() Saung de JATAM merupakan salah satu bagian dalam upaya fundraising. JATAM Aktivitas Saung sepenuhnya dikerjakan oleh relawan-relawan, untuk membantu tugas promosi, pendistribusian hingga pemasaran produk-produk JATAM atau produk lain baik melalui media online maupun offline. KATALOG BUKU Anda dapat pesan disini :
Segera hadir produk lainnya, seperti Kain tenun, kopi, madu dan Bio Briket . Tunggu update berikutnya. Lelang Mei 2009 Lagi, Saung de JATAM melelang Kain Tenun dan produk tenun lainnya. Kali ini ada 3 produk yang ditawarkan. Produk ini berasal dari Manggarai NTT dan Pulau Buru. Caranya untuk ikut lelang, anda harus login terlebih dahulu. Kemudian klik salah satu gambar diatas, berikan penawaran Anda. Arsip Lelang : Lelang kain tenun Molo ( L-01032009 ) 25 Maret 2009Sekilas tentang Molo.. Kawasan Molo membentang luas dari kaki Gunung Mutis - gunung tertinggi di Pulau Timor bagian barat, berbatasan dengan sungai Mina dan Gunung Timau. Ia masuk Kabupaten Timor Tengah Selatan, berbatasan dengan negara baru Timor Leste. Molo adalah kawasan kaya sumber daya alamnya di Pulau Timor, Sekitar 90 persen orang Molo adalah petani peternak. Ada yang petani sawah, peladang dan berkebun. Letak kebun biasanya jauh dari rumah tinggal. Bertani dilakukan di tanah suku dengan kepemilikan keluarga dengan luas lahan berkisar 0,1 hingga 0,5 ha. Lahan-lahan kebun dikerjakan secara subsisten oleh seluruh anggota keluarga. Hasilnya untuk kebutuhan pangan setahun, dan disisihkan untuk bibit di musim tanam berikutnya. Sebagian besar lahan pertanian mereka bergantung pada air hujan. Mengenal Molo lebih dekat Tawaran lelang kain tenun Molo terbuka untuk umum, dan berakhir pada tanggal 2 April 2009. Harga Lelang adalah Rp 189.900 (seratus delapan puluh sembilan ribu sembilan ratus rupiah). Penawar harga tertinggi berhak atas kain tenun pada batas waktu yang ditentukan. Ikut lelang klik disini |
|||||||||||||||||||
Loading...
Sejak industri ekstraktif menjadi dewa penggerak ekonomi, ketahanan pangan dan energi Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan porak poranda. Batu bara membuat pengurus provinsi lupa daratan. Bukan kemakmuran dan kesejahteraan yang dinikmati warga, justru derita berkelanjutan yang mengarah kepada kebangkrutan sosial-ekologik-ekonomik.
Anda ingin mendapatkan buku ini?