HOME arrow INFO arrow Berita arrow AMMALTA PERSOALKAN SKANDAL PT MSM, 10 Juli 2007
AMMALTA PERSOALKAN SKANDAL PT MSM, 10 Juli 2007 PDF Print
on Tuesday, 10 July 2007

Views : 1626    


(JATAM, 10/07/07) Pernyataan SBY di surat kabar lokal Manado yang menyetujui PT Meares Soputan Mining (PT MSM) tetap beroperasi cukup membingungkan masyarakat. Padahal saat ini gubernur Sulut telah meminta agar PT MSM menghentikan operasinya karena terbukti AMDAL yang dimilikinya telah kadaluarsa dan kegiatan tambang PT MSM dikhawatirkan menghancurkan ekonomi masyarakat di sekitar kawasan Likupang dan Rinondoran, Sulut.

Pernyataan SBY tersebut kontan mengundang protes AMMALTA – organisasi Komunitas masyarakat calon korban tambang PT MSM. Mereka  mempersoalkan skandal diseputar perusahaan tambang tersebut. Dalam siaran persnya, tertanggal 6 Juni 2007 - mereka menyebut perusahaan asing tersebut  telah melakukan banyak skandal untuk memuluskan pertambangannya berjalan. Diantara skandal tersebut adalah, Ijin prinsip PT MSM sudah diberikan sebelum perusahaan memiliki berbadan hukum. Perusahaan juga tetap beroperasi walaupun AMDAL nya telah kedaluarsa. PT MSM juga membangun dermaga secara ilegal di teluk Rinondoran.

Penolakan terhadap beroperasinya  tambang PT MSM berulang kali dilakukan warga Likupang dan Rindondoran. Rencana perusahaan yang akan membuang tailingnya ke lingkungan sekitar beresiko mengancam mata pencaharian masyarakat yang selama ini menggantungkan hidupnya dari pertanian, perikanan dan sektor pariwisata. (JL)

   
Quote this article in website
Send to friend
Save this to del.icio.us

Users' Comments  RSS feed comment
 

Average user rating

   (0 vote)

 


Add your comment
Only registered users can comment an article. Please login or register.

No comment posted



mXcomment 1.0.2 © 2007-2008 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
 
< Prev   Next >

INFO KILAT

Perpres No.14/2007 yang mendasari penyelesaian kasus lumpur Lapindo terbukti melanggar HAM karena mengabaikan hak para korban. Lapindo hanya bertanggung jawab pada 5 desa terdampak, padahal lumpur sudah menggenangi & mengancam 16 desa 

RSS Feeds

Photo Show

Photo Galeri
 

Pemirsa Online

Loading Loading...

Dampingan Teknis


gimbal03


Video Galeri