HOME arrow KAMPANYE arrow Seruan Aksi arrow Cara Licik Aparat Keamanan Membungkam Aliansi Manado
Cara Licik Aparat Keamanan Membungkam Aliansi Manado PDF Print
on Monday, 11 May 2009

Views : 2226    


(Aliansi Manado, 10/05) Aliansi Manado mengecam cara licik aparat keamanan  menghentikan aksi solidaritas di pantai Malalayang Manado. Saat melakukan aksi solidaritas nelayan pagi tadi, mereka diminta seorang ibu,  pedagang kaki lima setempat menghentikan aksi solidaritas, dengan alasan menganggu pedagang kaki lima.

Akhirnya, untuk mencegah konflik, Aliansi Manado memutuskan menghentikan aksi solidaritas dan kembali menuju hotel. Rupanya, aparat keamanan yang berusaha memicu konflik horisontal antara warga setempat dengan Aliansi Manado. Sebab, beberapa saat kemudian, salah seorang anggota Aliansi Manado menyaksikan seorang aparat keamanan  berbicara pada ibu tersebut.

Padahal dua minggu sebelum penyelenggaraan WOC-CTI, pedagang pisang goreng dan makanan kecil di sepanjang pantai Malayang dibersihkan aparat pemerintah dan keamanan. Ada 100 lebih kios pedagang yang digusur", kata Rivaldi Koleangan dari AMMALTA.


   
Quote this article in website
Send to friend
Save this to del.icio.us

Users' Comments  RSS feed comment
 

Average user rating

   (0 vote)

 


Add your comment
Only registered users can comment an article. Please login or register.

No comment posted



mXcomment 1.0.2 © 2007-2010 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
 
< Prev   Next >

INFO KILAT

1 gram emas didapatkan dengan membuang 2.100 kg limbah batuan dan tailing, dihasilkan 5,8 kg emisi beracun logam berat, timbal, Arsen, Merkuri dan Sianida 

Login Form

AGENDA









logo_saung_125x125.gif

Photo Show

Photo Galeri
 

Pemirsa Online

Loading Loading...

Buku JATAM

Dampingan Teknis


pesona_pagiku


Dapatkan Buku Terbaru JATAM

Sejak industri ekstraktif menjadi dewa penggerak ekonomi, ketahanan pangan dan energi Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan porak poranda. Batu bara membuat pengurus provinsi lupa daratan. Bukan kemakmuran dan kesejahteraan yang dinikmati warga, justru derita berkelanjutan yang mengarah kepada kebangkrutan sosial-ekologik-ekonomik.

 

Anda ingin mendapatkan buku ini?