HOMEPUBLIKASIBuku RIO+10, Pertambangan dan Penghancuran Berkelanjutan
RIO+10, Pertambangan dan Penghancuran Berkelanjutan
on Wednesday, 11 July 2007
Views : 825
Penulis : Siti Maimunah, Hasanuddin, Aminuddin Kirom, Tracy Glynn Penerbit : JATAM Tahun Terbit : Oktober 2001
Konferensi Rio+10 atau lebih dikenal dengan nama KTT Bumi semula bertujuan untuk memastikan komitmen dunia terhadap pelaksanaan pembangunan berkelanjutan oleh setiap 10 tahun, di tingkat nasional hingga internasional, menentukan prioritas tindakan di masa depan, serta menghentikan kerusakan lingkungan, menjamin pertumbuhan ekonomi dan pembangunan sosial secara sinergis.
Dalam buku ini JATAM, memaparkan bagaimana ajang KTT Bumi Rio+10 yang diselenggarakan pada tahun 2002 telah ditunggangi saratnya kepentingan industri, khususnya industri petambangan dan menuju ke arah yang salah. Harapannya hanya satu, industri pertambangan ingin mendapatkan legitimasi untuk merusak lingkungan dan kehidupan masyarakat lokal dengan menunggangi konsep Pembangunan Berkelanjutan. Upaya indistri terlihat dari inisiative pelaku pertambangan asing melalui prakarsa GMI (Global Mining Initiative) yang melahirkan proyek MMSD (Mines, Mineral, and Sustainable Development) sebagai alat diplomasi mengupayakan diakuinya industri pertambangan sebagai industri berkelanjutan, bahwa ‘bisnis adalah bagian dari solusi’. Buku ini juga menginformasikan seluk-beluk KTT Bumi.