HOME arrow PUBLIKASI arrow Buku arrow Teluk Buyat Tercemar; dan Berisiko bagi Masyarakat (Lembar Fakta Kasus Buyat)
Teluk Buyat Tercemar; dan Berisiko bagi Masyarakat (Lembar Fakta Kasus Buyat) PDF Print
on Wednesday, 11 July 2007

Views : 1130    


Image 
Penulis       :Siti Maimunah, A. Kirom, Raja Siregar, Indro Sugiarto, Dyah Paramitha, Igor O’neill, Helvy Listyani,  Nurhidayati
Penerbit       : Koalisi Kasus Buyat
Tahun Terbit: 2004

Saat penutupan tambangnya, 31 Agustus 2004, Newmont meninggalkan lebih dari 4 juta ton limbah tailing di dasar teluk Buyat. Sekitar 70 keluarga nelayan kehilangan mata pencaharian, 80% lebih dari mereka mengalami gangguan kesehatan serius, puluhan anak putus sekolah, sementara konflik horizontal terjadi berkepanjangan. Akhirnya pemerintah mengumumkan bahwa Teluk Buyat tercemar akibat limbah tailing tambang PT Newmont. Dengan modal dan kekuasaannya, Newmont, perusahaan tambang emas terkaya di dunia ini berupaya dengan licik memanipulasi informasi dengan mengemukakan fakta-fakta yang berlawanan dan merugikan komunitas.

Buku ini tak hanya memaparkan kilas balik kasus Buyat, tetapi juga mengungkapkan bagaimana kondisi terakhir warga dan lingkungan di sana setelah pemerintah mengumumkan Teluk Buyat tercemar dan beresiko bagi manusia. Buku ini juga menampilkan fakta-fakta kebohongan dan manipulasi yang dilakukan perusahaan, pemerintah dan akademisi berkedok riset ilmiah.


   
Quote this article in website
Send to friend
Save this to del.icio.us

Users' Comments  RSS feed comment
 

Average user rating

   (0 vote)

 


Add your comment
Only registered users can comment an article. Please login or register.

No comment posted



mXcomment 1.0.2 © 2007-2008 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
 
< Prev   Next >

INFO KILAT

Tak hanya membuat ruang hidup di daratan menyempit, di laut  pengerukan batubara di Kalimantan Selatan juga  mendatangkan masalah bagi para nelayan. Telah sejak lama wilayah tangkap mereka menyempit. Khususnya sejak  kegiatan pertambangan batubara marak dan menggunakan selat dan lautan di wilayah Kotabaru sebagai jalur angkut.

Photo Show

Photo Galeri
 

Pemirsa Online

Loading Loading...

Dampingan Teknis


gimbal03


Video Galeri