Fidelis Pranda, Bupati Manggarai Barat, dalam tiga bulan terakhir di demo warga yang menolak pertambangan emas di kawasan Batu Gosok. Yang terakhir, Jumat (26/6) ribuan warga juga menduduki kawasan tambang. Saat tahapan eksplorasi saja, kegiatan tambang ini membuat kawasan tersebut polusi debu. Jika diteruskan, beresiko merusak kawasan yang kini menjadi salah satu kawasan wisata utama di Manggarai Barat ini. Pertambangan adalah kegiatan ekonomi jangka pendek, tak berkelanjutan dan beresiko mengancam keselamatan rakyat Flores karena rakus lahan dan rakus air. Manggarai Barat saja, sepanjang 2007 – 2009 telah mengeluarkan 8 ijin Kuasa Pertambangan, meliputi luasan 45 ribu ha, untuk pertambangan Mangan, Emas dan Timah Hitam. Masa depan pulau Flores terancam industri pertambangan.
Dukung Rakyat Manggarai Barat menolak penghancuran kawasan Batu Gosok oleh pertambangan. Sampaikan dukungan anda dengan mengirimkan contoh surat berikut kepada Bapak Fidelis Pranda, Bupati Manggarai Barat, nomer fax 0385-41123 dan Bapak Mateus Hamsi, Ketua DPRD Manggarai Barat, nomer fax 0385-41507.
Cc kan juga surat dan sms anda kepada kami di HP 0852 6913 5520 , email
This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it
atau fax di 021-7941559
-------
Contoh Surat:
Kepada Yth.
Bapak Fidelis Pranda,
Bupati Manggarai Barat
Di Labuan Bajo,
cc. Mateus Hamsi,
Ketua DPRD Manggarai Barat
Dengan Hormat,
Kami mendengar, Jum’at (26/6) ribuan warga yang tergabung dalam Forum Gerakan Masyarakat Anti Tambang (Geram) mendemo kantor Bupati Mabar dan gedung DPRD setempat di Labuan Bajo. Mereka juga menduduki lokasi tambang emas PT Sejaterah Prima Nusa atau PT Grend Nusantara di batu Gosok.
Kami juga mengetahui, Bukan hanya kali ini, kegiatan tambang di Mabar ditolak warga. Bulan Mei lalu, Geram juga mengirimkan surat kepada Bupati dan DPRD, serta melakukan demo yang sama. Mereka menunjukkan fakta-fakta lapang bahwa Lokasi tambang tumpang tindih dengan sarana pendidikan, pariwisata dan budidaya ikan disana. Lahan itu diantaranya milik Hotel Puri Komodo, Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Ruteng, PT. Keramba, yag telah memiliki patok-patok batas oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN).
Kami membaca laporan tentang kegiatan tambang emas di batu Gosok. Di Batu Gosok, pengerukan yag akan dilakukan hanya beberapa meter dari bibir pantai dan berdekatan dengan Taman Nasional Komodo, salah satu kawasan wisata internasional, berdekatan dengan Hotel Batu Gosok. Selama ini perusahaan maupun pemerintah belum pernah bermusyawarah dan bersepakat dengan para pemilik lahan. Tapi secara sepihak perusahaan melakukan kegiatan penambangan. Kami sangat prihatin, karena pemerintah justru mendukung mereka.
Ijin eksplorasi tambang emas PT Sejaterah Prima Nusa atau PT Grend Nusantara di batu Gosok sangat bertentangan dengan Perda Manggarai Barat No. 30 tahun 2005 dan tata ruang wilayah. Sebab Batu Gosok merupakan kawasan pengembangan pariwisata.
Kami sangat prihatin, karena Bapak telah mengeluarkan 8 ijin Kuasa Pertambangan (KP) tambang emas, mangan dan timah hitam, yang luasnya mencapai 45 ribu ha. Kami percaya ini akan membahayakan pulau Flores. Kami telah menyaksikan bagaimana kegitan pertambangan telah menghancurkan warga Buyat di Sulawesi Utara, warga Sirise dan Lingko lolok di Ruteng, Warga dayak paser di Kalimantan Timur dan bnanyak lainnya. Sudah tak bisa dibantah, jika pertambangan malah melahirkan kemiskinan, penghancuran lingkungan dan pelanggaran HAM. Dan hanya menguntungkan segelinir orang dan pejabat yang mati-matian mendukung perusahaan.
Bersama surat ini, kami menyatakan dukungan terhadap Gerakan Masyarakat Anti Tambang (GERAM), yang menuntut perusahaan segera menghentikan kegiatan tambangnya.
Demi keselamatan rakyat Manggarai Barat, Kami mendesak Bapak Bupati segera mencabut ijin-ijin pertambangan yang telah dikeluarkan.
Kami percaya bahwa pertanian dan wisata serta pilihan ekonomi lainnya yang lebih berkelanjutan, akan membuat perekonomian Manggarai Barat lebih kuat, baik kini hingga masa depan.
Demikian, atas perhtaian dan kerjasamanya kami sampaikan terima kasih.
Hormat Kami,
(Nama dan alamat Pengirim)