HOME arrow PUBLIKASI arrow Film arrow Emas Kami, Sengsara Kami
Emas Kami, Sengsara Kami PDF Print
on Friday, 13 July 2007

Views : 1046    


Produksi     : Yayasan PIKUL, 1999
Durasi         : 25:44

Dengan keramahannya masyarakat Dayak menunjukkan dimana tambang  emas mereka yang sudah puluhan tahun berada kepada beberapa "wisatawan asing", yang tak lama kemudian mengklaim bahwa kawasan tersebut adalah daerah Kontrak Karya pertambangan skala besar mereka. Kedatangan Indo Muro Kencana (IMK), perusahaan tambang emas dari Australia tersebut membuat berladang, berburu di hutan, mencari ikan di sungai serta menambang secara tradisional menjadi tak bebas lagi. Tak cuma lahan, tetapi juga tanah-tanah keramat, kuburan keluarga dan para leluhur masyarakat diserobot perusahaan dengan bantuan Brimob. Karena keadilan tak didapatkan di negeri tercinta, warga pun mengirimkan utusannya ke negara asal perusahaan, Australia, mengadukan perilaku perusahaannya kepada mererintah dan publik Australia. Emas tak lagi mendatangkan berkah, tetapi sengsara berkepanjangan.


   
Quote this article in website
Send to friend
Save this to del.icio.us

Users' Comments  RSS feed comment
 

Average user rating

   (0 vote)

 


Add your comment
Only registered users can comment an article. Please login or register.

No comment posted



mXcomment 1.0.2 © 2007-2008 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
 
< Prev   Next >

INFO KILAT

RUU Minerba menghapus hak warga negara menentukan pilihan ekonominya, memanipulasi harga mineral dan orientasinya untuk penuhi kebutuhan bangsa lain. 

Photo Show

Photo Galeri
 

Pemirsa Online

Loading Loading...

Dampingan Teknis


gimbal03


Video Galeri