HOMEINFOBerita 2020: Cile Membutuhkan 540 milyar liter Air untuk Industri Tambang
2020: Cile Membutuhkan 540 milyar liter Air untuk Industri Tambang
on Monday, 23 November 2009
Views : 1529
Tambang adalah industri rakus air. Jika mempertahankan pertumbuha industri tambang, Cile akan krisis air. Cochilco, komisi Tembaga Cile menyebutkan kebutuhan 540 milyar liter air untuk industri tambang Cile pada 2020. Atau 45 persen lebih banyak dari kebutuhan mereka saat ini.
***
Santiago – Cile akan membutuhkan 540 milyar liter air untuk pertambangan pada 2020. Angka ini 45 persen lebih banyak daripada kebutuhan saat ini. Itu semua untuk mempertahankan rencana meningkatkan produksi tahunan tembaga menjadi 7,3 juta ton per tahun. Angka tersebut dikeluarkan Rabu kemarin oleh Komisi Tembaga Cile atau Cochilco
Makin meningkat produksi bahan tambang makin banyak air yang dibutuhkan perusahaan-perusahaan tambang, termasuk untuk produksi konsetrat tembaga yang banyak membutuhkan air.
Menteri pertambangan Cile, Santiago Gonzalez Larrain mengatakan perusahaan-perusahaan harus berinvestasi untuk mendapatkan sumber-sumber air alternatif untuk memenuhi target produksi mereka. Larrain menyatakan mereka “air harus tersedia saat ini untuk pertumbuhan pertambangan”
“Kami memiliki rencana investasi 38 milyar dolar Amerika dalam 10 tahun ke depan”, tapi hal tersebut akan bergantung pada ketersediaan air, ujar Gonzalez.
Dia mengatakan kebijakan kementeriannya adalah proyekproyek pertambangan tanpa ketersediaan air dari sumber yang ada saat ini, harus memiliki beberapa sumber air alternatif, apakah itu bersumber dari instalasi desalinasi atau air laut” – sebelum mereka mendapat persetujuan.
Hasil penelitian juga menemukan bahwa yang paling rakus menggunakan air dari instalasi desalinasasi adalah tambang tembaga Escondida, proyek El Morro milik Xstrata dan penggunaan air laut oleh proyek Antofagasta Minerals’ Esperanza akan menurunkan hingga 15% tekanan aquifers di bagian utara Cile.
Presiden Cile, Michelle Bachelet, tahun ini membentuk komisi kementerian untuk mengarahkan isu ketersediaan air, termasuk mempelajari alternatif seperti bagaimana menjamin konsesi dengan mengoperasikan instalasi desalinasi air laut. “Kami berharap sebelum akhir tahun akan memiliki proposal konkrit dari komite yang dipimpin oleh Menteri Pekerjaan Umum (Sergio Bitar)” dan kebijakan publik tersebut mampu menyelesaikan permasalahan , ujar Gonzalez Larrain.
Sumber : EFE, 19 November 2009 : Cile membutuhkan air 45 % lebih banyak untuk pertambangan di 2020
Buku ini menceritakan serpihan-serpihan ingatan, agar cerita tak turut karam. Bukan sebagai kado ulang tahun. Bukan sebagai pemberian kepada yang bergembira. Bukan sebagai perayaan. Melainkan sebagai tanda melawan pelupaan. Grup Bakrie, raksasa bisnis yang menjadi induk PT Lapindo Brantas memiliki kekuatan besar serta punya daya luar biasa memassalkan pembungkaman. Pembungkaman juga terjadi di lembaga negara yang terlanjur di beri label "penegak hukum".