|
Seperti apakah dampak dari pembalakan hutan yang berlebihan? |
|
|
|
|
Untuk berterima kasih pada alam, suku Dayak Penan di Serawak Malaysia, selalu menjaga hutan yang ada di sekitar mereka. Namun, pada tahun 1960an, perusahaan kayu mulai masuk ke wilayah mereka dan melakukan pembalakan secara besar-besaran.
Lantas apakah masyarakat Dayak Penan tergoda oleh uang yang diberikan oleh para pengusaha? Atau mereka tetap terus berjuang meski kadang dilupakan?
Upaya masyarakat Dayak Penan dalam mempertahankan kelestasiannya tersebut dapat disaksikan lewat Film Penusah Tana (The Forgotten Struggle), di South to South Film Festival pada hari kedua, Sabtu, 26 Januari 2008.
Selain itu, anda dapat berbincang langsung dengan Director Film Penusah Tana, Hilary Chiew, yang datang dari Malaysia khusus untuk Festival Film ini.
|