Oligarki Tambang di Balik Kejahatan Negara-Korporasi dan Solusi Palsu Krisis Iklim, Memperparah Kerusakan Ruang Hidup dan Kemerosotan Keselamatan Rakyat


Pembangunan yang bersandarkan pada ekstraksi kekayaan alam dan solusi palsu atas krisis iklim, berikut segala daya rusaknya bagi rakyat dan lingkungan itu, menunjukkan betapa otoritas kekuasaan hari ini tak peduli dengan keselamatan dan masa depan warga dan lingkungan. Berbagai kebijakan pembangunan dan produk hukum disusupi kepentingan oligarki.

Salah satu ruang gelap transaksi antar elit politik dan oligarki itu, adalah pesta elektoral, mulai dari Pilpres, Pileg, hingga Pilkada. Seperti lingkaran setan, kejahatan negara-korporasi ini terus langgeng melalui sistem politik elektoral yang oligarkis. Warga negara sekadar menjadi objek, bahkan sebagian lainnya lebih buruk dari itu, menjadi budak politik.

Untuk itu, pada Hari Anti-Tambang 2021 ini, kami mengajak seluruh warga kampung untuk perkuat dan perluas solidaritas perlawanan dan pemulihan di hadapan realitas ruang hidup yang berganti menjadi ruang pengerukan dan pembongkaran untuk akumulasi kekayaan segelintir orang. Memori warga kampung dan ikatan menyejarah atas ruang hidup kita sedang digantikan oleh label-label buatan baru, mulai dari status Proyek Strategis Nasional, Kawasan Strategis Nasional, Kawasan Ekonomi Khusus, hingga Objek Vital Nasional.

Sudah saatnya solidaritas rakyat untuk perlawanan dan pemulihan menyusun masa depan tandingan. Masa depan dimana campur tangan oligarki tambang harus usai dan dihentikan.

Selamat Hari Anti-Tambang 2021!

[Seruan Aksi] Hari Anti-Tambang 2021

Download - PDF